Gereja Tertua di Kepulauan Riau, Destinasi Wisata Religi di Tanjungpinang

NetKepri – GPIB Bethel, Gereja yang berdiri di Jalan Gereja, Kota Tanjungpinang, merupakan gereja tertua yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Gereja GPIB Bethel juga memiliki nama lain, yakni “Gereja Ayam”. Gereja Ayam diketahui dibangun sekitar tahun 1883. Dan kini, bangunan tua peninggalan Belanda itu menjadi salah satu destinasi wisata religi di Kota Tanjungpinang.

Letak Gereja Ayam sendiri sangat strategis. Yakni, hanya sejauh 750 meter dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Dengan lokasi yang dekat, Gereja Ayam tidak luput dari kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Supriadi mengatakan Gereja GPIB Bethel atau Gereja merupakan destinasi wisata religi di Kota Gurindam (nama lain Tanjungpinang).

Gereja yang memiliki tinggi empat meter ink merupakan gereja tertua di Provinsi Kepulauan Riau. Gereja Ayam itu berciri-ciri warna coklat, serta terdapat pintu yang menjorok ke depan dan membentuk layaknya kanopi dengan atap pelana.

“Gereja ini merupakan destinasi wisata religi di Tanjungpinang. Kerap disebut Gereja Ayam, karena terdapat sebuah hiasan besi pipih yang berbentuk ayam di menara Gerejanya,” ujar Supriadi, Selasa (14/11/2023).

Hiasan besi berbentuk ayan itu berfungsi sebagai penunjuk arah angin. Jika angin berhembus ke utara, maka besi bentuk ayam diatas menara Gereja itu akan mengarah ke utara, dan sebaliknya.

Di sisi kiri dan kanan gereja, terdapat jendela seolah terdiri atas dua jendela dengan lengkung kecil, yang disatukan dengan lengkung besar di atasnya.

“Bangunan ini dibangun sekitar tahun 1883. Dan merupakan bangunan peninggalan belanda tertua di Provinsi Kepulauan Riau. Bangunan ini memang layak dimanfaatkan, untuk menjadi destinasi wisata religi,” ungkapnya.

Selain tempat ibadah, gereja ini bisa digunakan untuk berwisata para wisatawan lokal maupun mancanegara. Pengunjung bisa menilik, bagaimana bentuk bangunan tua peninggalan Belanda di Tanjungpinang.

Saat ini, Gereja Ayam tersebut sedang dalam proses dipercantik oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Gereja Ayam ini akan dijadikan wisata religi andalan, selain Pulau Penyengat dan lain-lainnya di Tanjungpinang.

“Gereja Ayam masuk rencana Pemprov Kepri yang akan dijadikan destinasi wisata andalan. Untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara, datang ke Provinsi Kepri,” tuturnya

(Rudi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gubernur Ansar Resmikan STAI Miftahul Ulum Resmi Jadi Institut

ADVETORIAl, NetKepri – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meresmikan Institut Agama Islam Miftahul Ulum ...