Netkepri, Tanjungpinang – Senin (17/10/2022) Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH bersama Wakil Ketua I Novaliandri Fathir, Wakil Ketua II Hendra Jaya memimpin rapat paripurna istimewa memperingati Hari Jadi Ke-21 Kota Otonom Tanjungpinang di ruangan utama rapat paripurna DPRD Tanjungpinang.
Acara tersebut dihadiri Asisten III Pemerintah Provinsi Kepri Misbardi, Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Wakil Wali Kota Endang Abdullah, Unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Tanjungpinang.
Walikota Tanjungpinang Rahma, S.I.P menyampaikan, peringatan Hari Jadi ke-21 Kota Otonom Tanjungpinang hendaknya menjadi momentum untuk mengingat capaian dan kemajuan pembangunan merupakan hasil dari sinergi dan kerja keras bersama antar pemerintah, DPRD dan pemangku kepentingan lainnya. Rahma menyampiakan, tema Hari Jadi Kota Otonom Tanjungpinang yakni “Tanjungpinang yang Maju, Bangkit Bersama Menuju Smart City Madani”, jangan hanya retorika belaka, tetapi dijadikan sebagai ajakan, tekad, dan motivasi. “Tema ini menjadi ajakan, tekad, dan motivasi kita dalam melaksanakan pembangunan yang lebih inovatif dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi untuk mewujudkan kualitas sumber saya manusia yang cerdas, mandiri, tangguh dan berdaya saing tinggi”. Rahma mengatakan, memasuki usia ke-21 tahun sebagai Kota Otonom, Tanjungpinang telah melewati berbagai tantangan dan dinamika pembangunan yang cukup kompleks. Beberapa tahun terakhir tantangan yang hadapi cukup berat karena terjadinya krisis kesehatan, yang tentunya berdampak besar terhadap perekonomian. Kedati sudah mulai mereda, pandemi COVID-19 belum sepenuhnya punah dan perekonomian belum sepenuhnya bangkit akibat pandemi COVID-19. “Namun ditengah tantangan berat yang dilalui, kita patut bersyukur Kota Tanjungpinang mampu menghadapi krisis global tersebut”. Rahma mengungkapkan, usia ke-21 tahun ini merupakan usia yang beranjak dewasa yaitu usia semangat membangun sesuai dengan visi “Tanjungpinang sebagai kota yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera dalam Harmoni Kebhinekaan Masyarakat Madani”. “Visi inilah yang menjadi titik capaian dan titik tuju dari seluruh rangkaian proses pembangunan sejak kepemimpinan almarhum Ayah Syahrul hingga saat ini saya didampingi Bapak Endang Abdullah memimpin kota Tanjungpinang,” ungkap Walikota.
Dalam kesempatan itu Plt Asisten III Pemprov Kepri Misbardi mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengucapkan selamat Hari Jadi Kota Otonom Tanjungpinang ke-21. “Marilah jadikan momentum ini sebagai wujud syukur atas nikmat yang tak terhingga dan sebagai pematik spirit untuk senantiasa mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota yang maju, berbudaya dan sejahtera dalam harmoni kebhinekaan masyarakat madani,” . Misbardi menambahkan, Kota Tanjungpinang menjadi salah satu penopang utama pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau. Hal tersebut dapat lihat dari beberapa capaian yang merupakan andil dari Kota Tanjungpinang. Pertama perekonomian, ekonomi Kepulauan Riau pada triwulan I tahun 2022 tumbuh 2,83%, kemudian pada triwulan kedua meroket menjadi 5,01%. “Dalam lingkup PDRB Kepulauan Riau kuartal kedua, Kota Tanjungpinang memberikan kontribusi sebesar 7,83%,” ujarnya.
Kedua, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri mengalami peningkatan sebesar 0,20 poin, pada tahun 2020 sebesar 75,59 poin, pada tahun 2021 naik sebesar 75,79 poin. Hal tersebut sejalan dengan lingkup Kota Tanjungpinang yang meningkat sebesar 0,02 poin dimana tahun 2020 sebesar 78,89 poin, pada 2021 sebesar 78,93 poin.
“Ketiga tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin berangsur membaik, dari 6,13% pada tahun 2020 menjadi 5,75% pada 2021, Kota Tanjungpinang tingkat kemiskinan sebesar 9,57%,” sambungnya. Misbardi menyampaikan bahwa dari capaian pembangunan tersebut, Pemprov Kepulauan Riau akan terus berupaya memaksimalkan potensi yang ada dengan memberikan perhatian penuh terhadap kecepatan dan pemerataan pembangunan di 7 (tujuh) Kabupaten Kota termasuk di Tanjungpinang. “Dalam aspek kebijakan pengembangan kewilayahan yang berorientasi pada potensi daerah, Pemprov Kepulauan Riau telah menetapkan Kota Tanjungpinang sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, wisata budaya, industri halal dan pengembangan Free Trade Zone,” tambah Misbardi. (Hum/Red).