Masih Isu, MUI Tanjungpinang Akan Bersikap Bila Terbukti Jelas

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tanjungpinang, Fauzi

Tanjungpinang, NetKepri – Terkait isu dugaan skandal Kepala Daerah di Kota Tanjungpinang, Ketua Majelis Ulama Indonesia Tanjungpinang, Fauzi belum bisa berkomentar lebih jauh.

Saat diwawancara usai pertemuan bersama Pejuang Marwah Kota Tanjungpinang, dirinya mengatakan secara kelembagaan belum menerima bukti-bukti yang jelas.

“Pihaknya baru mendapat isu-isu, tidak ada bukti yang kami dapati secara jelas, Maka dari itu kita telusuri dengan baik apa bukti-bukti itu,” ujarnya Pauzi, Kamis (02/09) malam.

Dikarenakan hal tersebut, Pauzi mengatakan Pihaknya harus berhati-hati dan tidak terburu-buru untuk bersikap.

“Langkah ini merupakan sikap untuk menjaga agar keputusan yang diambil memiliki kesalahan yang minim, itu yang kita inginkan dari majelis ulama,” katanya.

Dikatakannya, dirinya juga sudah membaca dibeberapa media atas klarifikasi dari suami yang bersangkutan.

“Bagi kita selaku majelis ulama, apabila sang suami telah mmenjelaskan tuduhan terhadap Istrinya dan berarti itu kebenaran yang kuat. Karena suaminya yang bicara, sebab kalau suami melindungi saya pikir tidak mungkin,” katanya.

Selanjutnya, Apabila persoalan ini secara jelas terungkap dan langkah yang diambil oleh Lembaganya adalah mengajak untuk membawa ke ranah yang benar.

“Dari MUI akan mengeluarkan semacam tausiah. kalau memang benar silahkan hukumnya berlaku, misalnya hukum kenegaraan dikarenakan dipilih oleh rakyat,” ujarnya.

Ditambahkannya, Didalam Hukum Islam seandainya bukan muhrim berpose berduaan disebuah ranjang yang bukan muhrimnya walaupun hanya adegan Film adalah dosa.

“Silahkan masyarakat menterjemahkan bukan muhrim merangkul. Saya tidak mengklasifikasi itu dosa besar atau kecil jadi itu dosa, cukup kita kunci dengan kata dosa,” terangnya.

Mengakhiri perbincangannya, Fauzi berpesan kepada masyarakat agar lebih selektif menerima informasi agar berita yang di dapat disaring dahulu baru dibagikan untuk meminimalisir informasi yang tidak benar.

“Isu yang tidak benar dapat merugikan banyak orang. Bayangkan banyak Video yang beredar dan berbicara tentang isu agama yang akhirnya berakibat penahanan,” tutupnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kebakaran Bangunan Belakang Wisma Tepi Laut, Satu Unit Motor Ludes Hangus

Tanjungpinang, NetKepri – Telah terjadi kebakaran di Wisma Tepi Laut sekitar Pukul 16.00 Wib tepatnya ...