Antigen Berbayar Di Posko Penyekatan, Ini Kata Ketua LAM Bintan

Tanjungpinang, NetKepri – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan, Datok Mustafa Abbas merasa sangat prihatin dengan kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap terkait Antigen berbayar.

“Kita sudah disosialisasikan masyarakat bahwa masyarakat yang sudah melaksanakan Vaksinasi untuk satu wilayah tidak ada masalah dengan kehadiran berkunjung,”ujarnyanya usai mendatangi posko penyekatan di KM 14 Tanjungpinang, Kamis (15 /07).

Tetapi, katanya, ada kebijakan lain yang dibuat oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang yang menjadi bumerang bagi masyarakat.

“Jadi kami mengharapkan kebijakan lintas sektoral antara kabupaten dan Kota ada Bapak Gubernur nanti yang bisa memfasilitasi,” terangnya.

Ia menghimbau kepada Kepala Daerah Kota Tanjungpinang dan Bintan agar duduk bersama dan jangan sampai menjadi masalah besar nantinya.

“Kita ini masalah pandemi saja belum dapat diatasi, dengan gejolak masyarakat mengeluarkan 150 ribu ini menjadi masalah besar dan ini memang tidak mudah saat kita mengalami krisis keuangan pada hari ini,” jelasnya.

Kebijakan ini, menurutnya sangat menyengsarakan bagi rakyat bukan hanya masyarakat kecil melainkan masyarakat yang menjadi pengusaha bimbang.

“1 kali Antigen ini hanya berlaku 2 hari 150 ribu sementara mereka harus lalu lalang ke Tanjungpinang hampir setiap saat, kami banyak menerima masukan bagi kawan-kawan kita yang berkunjung ke Tanjungpinang, dengan polarisasi seperti ini memang meresahkan masyarakat,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

BPJS Luncurkan Aplikasi Mobile JKN, Permudah Masyarakat Dalam Pengurusan

Tanjungpinang, NetKepri – Di masa era Pandemi saat ini yang sedang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ...