Kabid Yankes Dinkes Tanjungpinang Klarifikasi Keluhan Dari Kerabat Pasien Positif Covid-19, Miss Komunikasi

Sumber Photo : covid19.kemenkes.go.id

Tanjungpinang, NetKepri – Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Susi mengatakan perihal adanya keluhan tentang Tracking pasien Covid-19 dari masyarakat beberapa waktu lalu itu Miss komunikasi.

Hal ini disampaikannya kepada NetKepri.com saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Rabu (12/05)

“Kalau menurut saya seperti ini Miss komunikasi saja, karena baru kali ini ke pasien di informasikan ke kami tidak di informasikan. kalau Rumah Sakit menginformasikan ke saya pasti saya respon, meskipun baru antigen yang positif,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa yang kemarin itu hasil labornya belum ada rilis dan ia tidak mengetahui bahwa Rumah Sakit sudah menginformasikan ke pasien tersebut.

“saya tidak tau kalau Rumah Sakit sudah menginformasikan ke dia, itu tidak masalah , tiap hari rutin kita kerjakan, mau tracking itu puskesmas, kalau hasil sudah kami terima Dinkes kami kirim ke puskesmas, puskesmas pasti tracking semua keluarga kalau sudah ada data,” ujarnya.

Lebih lanjut, tapi kalau belum ada data pihaknya bbelum bisa menshare ke puskesmas sementara kata Ibu itu sudah terima dari rumah sakit untuk di kita belum ada makanya puskesmas belum tracking.

“Itu sudah rutin Pak, sudah setahun lebih , baru kali ini, kalau yang lain sudah berjalan lancar bukan baru ini, kami pun kalau tidak ada alur yang jelas apalagi dengan kasus yang banyak ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan Kebetulan Ibu tersebut katanya sudah terima, sedangkan kami kan belum terima dan biasanya rumah sakit cepat menginformasikan ke Dinkes juga disamping menginformasikan ke pasien.

“Sudah saya tanya juga ke Rumah sakit belum ada juga kamikan ada group WhatsApp, jadi sebetulnya Miss komunikasi saja sebetulnya,” terangnya.

Ia juga sudah tanya ke Dokter Rumah Sakit yang ada di group WhatsApp, yang Bapak M ini kenapa belum ada karena keluarganya mulai bertanya kami belum ada lembar PE nya hasil labor belum ada .

“Iya saking banyak pasien Covid-19 yang sudah ada, kita tak bisa maksa juga mereka untuk cepat karena pasien lain yang lebih awal lebih didahulukan, hasil yang sudah ada kami proses terlebih dahulu, kami share ke puskesmas, puskesmas tracking agar besok di Swab PE Pak, alurnya begitu pak, kalau ga ada alur kalang kabut kami Pak apalagi sudah banyak begini Pak,” paparnya.

Mungkin kemarin hanya Miss komunikasi, selama ini Alhamdulillah mulus saja, ini kita khawatirkan kalau kasus banyak kita pun kerja tidak bisa fokus.

“Jadi yang saya sesalkan yang Rumah Sakit sudah menelfon ke Bapak dan Ibu sementara ke saya tidak di informasikan kalau Bapak itu positif atau IGD kewalahan juga kita tidak tahu Pak,” katanya.

Baru kali ini ada Positif PCR ke si Ibu di informasikan ke saya tidak di informasikan jadi bagaimana saya mau tracking.

Di WhatsApp biasa ini pasien ini, ini KTPnya ini nomor hpnya dia bergejala mengarah ke Covid sudah kami Swab Antigen positif mohon dilanjutkan Swab nya oleh Dinkes, Ok nanti kami tindak lanjuti , jadi sudah ada group kami komunikasi seperti itu pak, kenapa ini mereka lalai kami pun tidak tahu, sekarang kan IGD itu penuh juga dengan pasien, biasa mereka informasikan juga ke pasien nanti ada Dinas yang menghubungi atau puskesmas.

Miss komunikasi saja karena baru kali ini ke pasien di informasikan ke kami tidak di informasikan kalau Rumah Sakit menginformasikan ke saya pasti saya respon tidak ada yang kami respon meskipun baru antigen yang positif,

“Mudah-mudahan kasus ini tidak semakin banyak jadi kami bisa fokus satu persatu, kalau sudah semakin banyak semua pasien ingin cepat, karena Miss komunikasi itu jadi komunikasi kita jadi tidak baik juga,” tuturnya.(Rud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

BPJN Kepri Prioritaskan Usulan Pembangunan Trotoar di Dabo Singkep

Lingga, Netkepri – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau, ┬áIr. Faizal M.Si, didampingi Dinas ...