Jalan Penghubung Bukit Asri dan Kemunting, Kadis PUPR : Sudah Masuk Renja 2022

Tanjungpinang, NetKepri – Kondisi Jalan Penghubung Jalan Bukit Asri menuju Jalan Kemunting RT 003 RW 014 Kelurahan Batu IX Kota Tanjungpinang sangat memprihatikan serta perlu perhatian Pemerintah Daerah.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Zulhidayat menyampaikan untuk perbaikan jalan tersebut belum masuk dalam dalam APBD Murni 2021.

“Udah kita cek,,,di APBD Murni 2021 belum masuk dikarenakan keterbatasan anggaran,”katanya melalui pesan WhatsApp ke NetKepri.com

Tetapi dikatakannya agenda perbaikan jalan tersebut sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD Di Dinas PUPR 2022.

“Mudah2an dan bantu doa supaya bisa masuk prioritas pelaksanaan 2022,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Tanjungpinang, Netkepri – Kondisi Jalan Penghubung Jalan Bukit Asri menuju Jalan Kemunting RT 003 RW 014 Kelurahan Batu IX Kota Tanjungpinang sangat memprihatikan serta perlu perhatian Pemerintah Daerah.

“Sekarang itu Pengguna Jalan bukan hanya warga kampung ini, ini banyak pengguna dari luar, kalau dihitung perhari mungkin yang lewat situ motor lebih dari 100 makanya kendaraan itu membuat jalan tidak labil artinya apa di situ banyak orang pemakai jalan,”ucap Ketua RT 003, Mut’al.AG kepada NetKepri.com di kediamannya, Senin (12/04).

Ia menceritakan Akses Jalan tersebut banyak digunakan oleh pengendara baik itu warga setempat dan luar karena sebagai jalan Alternatif serta juga sangat membahayakan pengendara motor.

“Kondisi itu rawan, itu akses jalan alternatif, jadi banyak kalau pagi ibu ngantar anaknya ke Sekolah Ibnu Abbas dan pulang lewat situ kalau berselisih dengan motor aja sudah was-was apalagi dengan mobil,” katanya.

Harapannya agar jalan segera diperbaiki baik itu aspal ataupun yang lain, karena ini bahaya bagi pengendara roda dua terutama ibu-ibu.

“Jadi yang mengharapkan disini bukan warga kita aja bahwa ada warga luar yang mengantarkan anaknya mereka juga mengeluhkan itu,” tuturnya.

Disamping itu, Ia menyarankan jika memang ada Bantuan untuk perbaikan mesti dengan pengerjaan yang benar-benar sesuai dengan kondisi tekstur tanah dan teknis di lapangan.

“Struktur tanah yang labil atau tekstur tanah itu diperbaiki sebelum di perbaiki atau di semen jalan tersebut, Jalan harus ada kemiringannya tetapi miringnya jangan ke jurang miring ke bukit dan kasih parit sehingga yang membuat struktur tanah itu tidak bagus bukanlah air yang mengalir tidak terarah,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan warga setempat, Sohir mengungkapkan agar dijadikan Jalan itu sesuai dengan ukuran yang ada sesuai dengan batas tanah tersebut.

“Normalnya sebagaimana baiknya, keluhannya kalau dilewati itu tidak nyaman, harapannya diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga luar yang juga pengguna Jalan tersebut, Fahri mengatakan jalan tersebut sangat berbahaya serta tidak layak dan juga mesti ada perhatian dari para pemangku kebijakan.

“Itu saya lewat situ waktu tanjakan dekat bukit itu jalan dan kondisi tanahnya sangat bahaya jadi sangat perlu diambil tindakan segera,” terangnya. (Rud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

BAZNAS KEPRI Salurkan Paket Idul Fitri Kepada Lansia, Duafa Yatim dan Imam Masjid

Tanjungpinang, Netkepri -Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kepri salurkan 100 paket Idulfitri kepada 100 ...