Bea Cukai Belum Keluarkan Izin Eksport Pasir Kuarsa dan Silika di Desa Laboh

Netkepri, Tanjungpinang – Humas Bea dan Cukai Tanjungpinang mengatakan, pihaknya belum mengeluarkan ijin eksport Pasir Silika dan Pasir Kuarsa milik PT. Singkep Tuah Persada.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (9/3), Oka Ahmad menyatakan aktifitas Pertambangan Pasir kuarsa dan Silika di desa Laboh, Kecamatan Senayang Pulau Sebangka, Kabupaten Lingga sepertinya sudah memiliki seluruh persyaratan layak kerja, namun untuk kegiatan eksport belum bisa mereka lakukan karena pihaknya masih menunggu perubahan post tarif harga dari kementrian perdagangan Ri.

“Kami belum bisa memberikan ijin eksport karna kami belum memperoleh post tarif perubahan standar internasional atas sistem tarif dan penamaan produk perdagangan (HS) dari kementrian perdagangan,” Ujar Oka Ahmad.

Oka menerangkan bahwa saat ini PT. STP belum melakukan kegiatan eksport karna masih menunggu surat perubahan post tarif perubahan komoditi pasir silika dan kuarsa.

Sesuai surat pemberitahuan eksport yang dikirim PT. STP ke Dinas Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Kepri komoditas pasir tersebut akan mereka eksport ke Cina.

Meski belum memiliki izin ekspor, Oka menyebut PT. STP telah melakukan aktifitas pengapalan, bahkan Oka menyayangkan perusahaan tersebut tidak memberitahu adanya aktivitas tersebut kepada Bea dan Cukai.

“Setelah Kemendag Ri memgeluarkan keputusan mengenai pos tarif ekspor barulah izin eksportnya kami keluarkan,” terang Oka.

Hasil penambangan pasir kuarsa di Pulau Sebangka, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga rencananya akan di ekspor ke negara China. Menurut informasi warga setempat, kapal mother vessel dengan kapasitas 50 ribu ton telah lego jangkar di sekitar Perairan Pulau Sebangka.

Diketahui, Departemen Perdagangan Ri sepertinya belum mengaplikasikan perubahan standar Internasional atas sistem penamaan dan penomoran produk perdagangan tersebut kedalam permendag No 45 tahun 2019, tentang mekanisme ekspor pasir kuarsa dan silika yang belum boleh di eksport.  (Mat).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Syamsul Pastikan Protokol Kesehatan Kawasan Industri Diperketat

Batam, NetKepri.com – Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum memastikan penerapan protokol kesehatan ...