Lama Tertunda, Hari Ini PT.TBJ Bakal Eksport Bauksit Ke Tiongkok

Tanjungpinang,NetKepri.Com- PT Telaga Bintan Jaya (TBJ) dikabarkan melaksanakan aktifitas Eksport Bouksit perdana dari Desa Langkap, kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (30/01/20).

Anak perusahaan Sinar Bahagia Group yang bergerak di bidang pertambangan ini dikabarkan telah mengantongi seluruh perizinan dan persyaratan untuk melakukan aktifitas pengapalan.

Kenny, Direktur PT. Telaga Bintan Jaya mengatakan, Sepertinya kegiatan pengapalan belum kita laksanakan hari ini, kalaupun persiapan eksport dilakukan sekarang sepertinya sudah sesuai dengan izin eksport yang kita peroleh.

Perusahaan yang sudah memperoleh surat persetujuan eksport sejak 2018 silam, hari ini akan melaksanakan aktifitas eksport bouksit ke Tiongkok.

Penelusuran dan pengumpulan informasi dan data terkait kelengkapan persyaratan sudah diupayakan NetKepri.Com melalui sambungan telepon Said Nursyahdu sebagai kepala kantor Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Lingga terkait surat izin lokasi smelter dan Amdal Smelter PT.TBJ namun sampai saat ini yang bersangkutan belum memberikan keterangan dan penjelasan apapun.

Tertanggal 22 januari 2020 upaya untuk memperoleh informasi dan data sudah dilayangkan melalui sambungan telepon kepala PTSP Lingga namun sampai saat ini yang bersangkutan belum bersedia memberikan pernyataan dan keterangan.

Terkait status kepemilikan lahan seluas 1800 Ha milik PT.TBJ di Langkap,Singkep Barat, kabupaten Lingga.

Setelah NetKepri.Com tidak mendapatkan informasi dari kepala PTSP kabupaten Lingga terkait status 1800 Ha total lahan yang diperuntukkan sebagai lokasi usaha pertambangan sesuai IUP OP milik PT.TBJ hanya 60 Ha yang masuk kedalam Area Penggunaan Lain (APL) sedangkan sisa lahan yang ada termasuk kedalam kawasan hutan, pemukiman, perkebunan dan pertanian dibantah oleh Kenny direktur PT. Telaga Bintan Jaya.

Sepertinya hal ini tidak menjadi pertentangan dan halangan bagi PT. TBJ untuk melaksanakan kegaiatan pengapalan yang di agendakan akan dilaksanakan hari ini sampai beberapa hari kedepan sampai “Mother Fassel” terpenuhi.

Disinggung mengenai adanya support dan keterlibatan Ayik Priyatna yang menurut informasi dilapangan adalah orang yang di delegasikan “Nawacita” untuk mengawasi seluruh kegiatan eksport dan pengapalan milik PT. TBJ di Kabupaten Lingga di bantah oleh kenny.

Kata Kenny yang bersangkutan terlibat di dalam perusahaan karena beliau mbertindak dan atasnama perusahaan sebagai Direktur di dalam struktur management perusahaan.

Terkait surat pemberitahuan pelaksanaan Eksport yang diagendakan akan dilaksanakan hari ini Kenny mengaku surat tersebut sudah kita kirimkan ke kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau. (Mat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kejati Dan DJBC Khusus Kepri Gelar Pemusnahan Ammonium Nitrate 532,9 Ton

Karimun, NetKepri.com – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau bersama Kanwil DJBC Khusus Kepri melaksanakan agenda pemusnahan ...