BBM Jenis Premium Dan Pertalit Mulai Langka Di Ibu Kota Provinsi Kepri

Tanjungpinang (NETKepri) – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Dalam beberapa hari terakhir ini di kota Tanjungpinang mengakibatkan antrian panjang di beberapa SPBU yang ada, hal ini juga berdampak bahwa akan ada masalah yang serius terkait penanganan minta yang ada di ibu kota provinsi Kepri tersebut

Dalam pantauan di lapangan bahwa untuk jenis premium dan pertalit di beberapa SPBU sudah mulai ada yang habis dan bahkan masyarakat di paksa untuk untuk membeli bensin jenis Pertamax yang harganya tidak murah dan sangat mahal bagi rakyat kecil

Dalam penglihatannya SPBU yang ditinjau oleh Kapolres Tanjungpinang yaitu SPBU PT. BUMI INDRA DAYA PRATAMA Batu 3 Jl. MT. Haryono Tanjungpinang dan SPBU PT. METRO MULTI GUNA Jl. DI. Panjaitan Km. 7 Tanjungpinang Udah mulai mengalami kekurangan pasokan dan hampir langka bahkan di beberapa titik mulai tampak antrian yang begitu panjang

Kapolres Tanjungpinang AKBP. Muhammad Iqbal, SH, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa dilaksanakan peninjauan SPBU ini untuk mengetahui penyebab antrian kendaraan yang akan mengisi BBM di SPBU dan mencari solusi agar antrian tidak mengganggu arus lalu lintas yang juga dapat menimbulkan potensi kerawanan baik kecelakaan lalu lintas maupun potensi berbahaya lainnya.

“Berdasarkan keterangan dari Sdr. Surya selaku pengawas di SPBU PT. BUMI INDRA DAYA PRATAMA dan Sdr. Zonta Sembiring selaku pengawas di SPBU PT. METRO MULTI GUNA bahwa PT. Pertamina melakukan pengurangan pasokan BBM bersubsidi untuk mencukupi kebutuhan BBM Subsidi hingga akhir Tahun 2019″ungkap M Iqbal

Dengan berkurangnya pasokan BBM bersubsidi mengakibatkan kendaraan mulai berdatangan ke SPBU sejak sebelum SPBU memulai jam operasi demi mendapatkan kuota BBM subsidi sehingga setelah SPBU memulai jam operasi kendaraan telah banyak mengantri di SPBU.

Terkait hal tersebut, Kapolres Tanjungpinang menyampaikan agar SPBU mengoperasikan CCTV untuk memantau bila terjadi potensi gangguan di sekitar SPBU.

“menyiapkan plang pemberitahuan apabila stok BBM subsidi telah habis dan mengupayakan penyampaian informasi baik melalui media plang ataupun melalui petugas SPBU kepada pengendara yang datang ke SPBU untuk mencari BBM subsidi kapan jadwal masuk BBM subsidi sehingga antrian kendaraan dapat diminimalisir”jelasnya (Bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

APBD 2021 Disahkan, Rahma : “Semoga Program dan Kegiatan Tepat Sasaran”.

Tanjungpinang, Netkepri – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Paripurna Terbuka dengan ...