DP3AP2KB Kepri Sasar SMAN 3 Tanjungpinang Sosialisasi Puspaga Mengajar

Salah satu Narasumber yaitu, Sudirman Latief saat memberikan materi, foto: ist/Netkepri.com

Netkepri.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepri menggelar sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Mengajar, Selasa (23/1/2024.

Sosialisasi ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Tanjungpinang itu, mengangkat Tema Perundangan Atau Bullying Dan Cegah Kawin Anak. Dan menghadirkan 2 Narasumber yaitu, Sudirman Latief, Yuli Munir.

Kepala Dinas P3AP2KB Kepulauan Riau, Muhammad Dali, mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau selalu berusaha mencegah kemunculan atau peningkatan kasus perundungan dan kejahatan seksual terhadap anak.

“Untuk itu, sosialisasi pencegahan terus didorong melalui aparatur serta komunitas ke sekolah dan lingkungan masyarakat,” ujar Muhammad Dali saat dihubungi.

Dali (sapaan) juga mengharapakan dengan sosialisasi ini ke sekolah sekolah agar dapat menjembatani berbagai permasalahan yang dialami oleh anak-anak.

“Dan dapat diantisipasi sedini mungkin guna mencegah berbagai bentuk kekerasan ataupun bullying sehingga anak memiliki ketahanan diri yang kuat,” tukasnya.

DP3AP2KB Provinsi Kepri melakukan sosialisasi dan edukasi itu untuk program ketahanan remaja. Terutama pada masa masuk sekolah, mereka, lanjut Dali sesama anak-anak remaja saling berbagi dan berdiskusi untuk mencegah terjadinya pergaulan bebas di kalangan remaja.

“Jadi mereka sesama anak-anak remaja saling berbagi dan berdiskusi untuk mencegah bullying (perundungan) dan salah pergaulan. Harapannya, ilmu ini bisa diterapkan di masing-masing sekolah, bagaimana mereka menyikapi tentang kasus bullying,” kata Dali.

Dalam kegiatan tersebut, DP3AP2KB Kepulauan Riau turut menggandeng sejumlah pelajar di tingkat SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi. Mereka akan ikut mendampingi DP3AP2KB selama memberikan sosialisasi dan edukasi pencegahan perundungan di sekolah.

“Kita bergerak bersama dalam upaya melakukan pencegahan. Mereka harus menjadi pelopor dan pelapor terhadap penyelesaian dari persoalan remaja,” pungkasnya. (Adv)

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sebanyak 50 Wanita di Batam Ikuti Pelatihan Tata Boga dari DP3AP2KB Kepri

Netkepri.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepri ...