Kadinkes Kepri Beri Penjelasan Terkait Alasan Pemerintah Longgarkan Pemakaian Masker

Tanjungpinang, NetKepri – Saat ini Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang.

Akan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Bisri mengatakan boleh tidak memakai masker tetapi ditempat yang terbuka.

“Tapi tidak harus ya, kalau misalnya kita tidak nyaman ada yang batuk-batuk apa lagi tempatnya ramai silahkan pakai masker, artinya memakai tidak dilarang memakai masker juga boleh”ujarnya kepada Media ini, Rabu (18/05).

Ia menambahkan untuk ditempat tertutup mesti diwaspadai juga karena saat ini penyakit Hepatitis misterius juga menjadi virus yang penularannya kurang lebih sama dengan Covid-19.

“Jadi kewaspadaan itu menjadi tanggung jawab masing-masing, harus paham situasi dan kondisinya,”katanya

Kemudian ketika ditanyakan Surat Edaran atau Keputusan dari Gubernur Kepri tentang Pelonggaran pemakaian masker, Bisri menjelaskan sampai saat belum menerima dari BNPB.

“Saya belum cek ini, biasanya kalau Presiden sudah mengeluarkan pernyataan, satu dua hari kemudian akan keluar itu,”ungkapnya

Untuk diketahui, dikutip dari setkab.go.id dengan memperhatikan kondisi saat ini di mana penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang semakin terkendali, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker.

“Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker,” ujar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/05/2022).

Namun, Presiden meminta masyarakat kategori rentan maupun yang bergejala batuk dan pilek untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas.

“Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid, maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas. Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” ujarnya.

Selain pelonggaran pemakaian masker, pemerintah juga melonggarkan persyaratan perjalanan domestik dan luar negeri bagi masyarakat yang sudah divaksinasi COVID-19 dosis lengkap.

“Bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap maka sudah tidak perlu lagi untuk melakukan tes swab PCR maupun antigen,” pungkasnya.(Rud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gubernur Ansar Resmikan STAI Miftahul Ulum Resmi Jadi Institut

ADVETORIAl, NetKepri – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meresmikan Institut Agama Islam Miftahul Ulum ...