Hindari Pengumpulan Massa Saat Swab Antigen Gratis Peserta CPNS, Iwan Sarankan Masa Berlaku Ditambah Jadi Tiga Hari

Iwan Kusmawan

Tanjungpinang, NetKepri – Pelaksanaan Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CAT Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 dimasa Pandemi Virus Covid-19 akan segera dilaksanakan dan diikuti oleh banyaknya Peserta yang menaruhkan harapannya agar dapat lulus dalam ujian nanti. Oleh itu, Tokoh Pemuda yang juga Pengusaha di Kota Tanjungpinang, Iwan Kusmawan mengharapkan kepada Pemerintah agar memperhatikan titik rawan dalam menerapkan Protokol Kesehatan.

“Kepada Pemda maupun Instansi Vertikal yang berada di wilayah Kepri, saya harapkan agar tidak hanya tegas dalam pelaksanaan Prokes nantinya namun juga jeli dalam melihat potensi titik berkumpulnya peserta. Kekhawatiran pengumpulan massa itu dapat terjadi saat ramainya mereka yang akan swab antigen maupun saat menunggu untuk masuk dalam ruang ujian,” katanya saat dihubungi melalui sambungan handphone, Senin (06/09).

Dikatakannya lagi, hal ini perlu ditekankan kepada Panitia Pelaksana Ujian Tes CPNS ini agar memahami benar resiko yang dihadapi pada saat terjadinya kelalaian dalam penerapan Prokes.

“Ada ribuan orang bahkan mungkin belasan ribu pemuda di wilayah Kepri yang akan mengikuti ujian tersebut, jangan sampai harapan anak bangsa kita untuk mengikuti program pemerintah dalam merekrut putra-putri terbaik yang akan ditempatkan sebagai Aparatur Sipil Negara malah menjadi malapetaka karena kelalaian Prokes,” jelas Iwan.

Dirinya juga menyarankan, untuk meminimalisir pengumpulan massa dianggap perlu untuk menambah masa berlaku Swab Antigen.

“Bisa saja masa berlaku Swab Antigen untuk 3 (Tiga) hari sehingga tidak terjadi pengumpulan massa pada satu waktu atau bila mungkin titik swab antigen dibuka di banyak titik dan dilakukan secara bertahap, jadi tidak serta merta harus 1 (Satu) hari selesai,” ujarnya.

Ditambahkannya, Kebijakan Gubernur Kepri mengurangi beban biaya yang dikeluarkan oleh para Peserta Ujian Tes CPNS tentu layak diberikan atensi. Namun, Poin yang paling terpenting dari itu semua adalah Panitia harus benar-benar siap dan kerja keras dalam mengarahkan Peserta Tes agar tidak terjadi pengumpulan massa.

“Panitia harus kerja keras agar pelaksanaan CPNS di kepri ini tidak memunculkan Klaster dalam penyebaran Covid-19. Pemda di kepri kita ketahui beberapa waktu lalu sudah bekerja keras dalam menurunkan angka terpapar, jangan sampai karena kelalaian kita kembali ke PPKM Level 4,” tegas Iwan.

Iwan yang juga aktif dalam kegiatan bakti sosial bersama Organisasi Laskar Melayu Serumpun mengungkapkan, dirinya sangat mendukung pelaksanaan penerimaan CPNS yang dilaksanakan Pemerintah dan Harus diakui setiap penerimaan selalu diikuti banyak peserta.

“Kita sangat mendukung pelaksanaan penerimaan CPNS yang digelar Pemerintah, namun kita selaku masyarakat juga perlu mengingatkan bahwa kita sedang dimasa pandemi dan mohon Protokol Kesehatan ini secara serius untuk diperhatikan,” kata Iwan.

Sementaara itu salah satu peserta CPNS, Ayu sangat menyambut Kebijakan Gubernur terkait Swab Antigen gratis bagi para peserta CPNS di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

“Ini sangat membantu, apalagi kondisi ekonomi yang lagi sulit sekarang,” ungkapnya. (Rud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

BPJS Luncurkan Aplikasi Mobile JKN, Permudah Masyarakat Dalam Pengurusan

Tanjungpinang, NetKepri – Di masa era Pandemi saat ini yang sedang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ...