Sambut Bulan Ramadhan Dimasa Pandemi, Pemerintah Izinkan Masyarakat Beribadah di Mesjid Tetap Dengan Prokes

Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kepri, Dr.H.Mahbub Daryanto, M.Pd.I

Tanjungpinang, NetKepri.com – Menyambut Bulan Ramadhan, Pemerintah melalui Kementerian Agama RI mengeluarkan
Surat Edaran Menteri Agama Nomor 03 Tahun 2021 tentang ibadah ramadhan dan shalat Idul Fitri 1442 H/2021 M.

“Tentang ibadah Ramadhan dan sholat Idul Fitri,” ucap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I Kepada NetKepri.com, Selasa (06/04).

Dikatakannya, didalam surat edaran tersebut tentang ibadah ramadhan dan sholat Idul Fitri.

“Tentang bagaimana tata cara sholat, misalnya ada aturan 50 persen dari kapasitas, menerapkan protokol kesehatan dan lainnya bisa dilihat dari surat edaran menteri agama No 03 Tahun 2021,” katanya.

Berikut Surat Edaran Menteri Agama Nomor 03 Tahun 2021 :

1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar’i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama;

2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti;

3. Dalam hal kegiatan Buka Puasa Bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan;

4. Pengurus masjid/musala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:

a. Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Alquran, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/musaala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing;

b. Pengajian/Ceramah/Taushiyah/Kultum Ramadan dan Kuliah Subuh, paling lama dengan durasi waktu 15 menit.

c. Peringatan Nuzulul Quran di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat;

5. Pengurus dan pengelola masjid/musala sebagaimana angka 4 (empat) wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jamaah, seperti melakukan disinfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid/musala, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing;

6. Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas tempat/lapangan;

7. Vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan di bulan Ramadan berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa, dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya;

8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan shadaqah (ZIS) serta zakat fitrah oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa;

9. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah di bulan Ramadan, segenap umat Islam dan para mubaligh/ penceramah agama agar menjaga ukhuwwah Islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah, serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.

10. Para mubaligh/ penceramah agama diharapkan berperan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, kemaslahatan umat, dan nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Alquran dan As-sunnah;

11. Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan Covid-19 semakin negatif (mengalami peningkatan) berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing. (Rud).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Penemuan Varian Baru Covid-19 di Batam, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

Tanjungpinang, Netkepri – Pemprov Kepri menghimbau masyarakat untuk mewaspadai beredarnya varian baru COVID-19, yang lebih ...