Diduga Belum Miliki Izin Siar, 4 Perusahaan TV Kabel di Kabupaten Natuna Sudah Beroperasi

Sumber Photo ; website kominfo.goid

Netkepri, Natuna – Diduga Perusahaan TV Kabel yang sedang beroperasi di Kabupaten Natuna tidak memiliki legalitas atau izin beroperasi yang cukup untuk melakukan penyiaran.

Berdasarkan penyelusuran yang didapat Media Netkepri.com, ada 4 (Empat) Perusahaan TV Kabel yang saat ini beroperasi di Kabupaten Natuna yang tersebar dibeberapa titik kecamatan, tepatnya yaitu sebanyak 2 (Dua) Perusahaan di Kecamatan Bunguran Barat, 1 Perusahaan di Kecamatan Bunguran Timur dan Perusahaan Terakhir berada di Kecamatan Midai.

Dari ke 4 Perusahaan TV Kabel saat ini yang beroperasi di Kabupaten Natuna, kuat dugaan tidak memiliki izin siar dari lembaga yang memegang lisensi siar seperti Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Kemenkominfo, Padahal Izin tersebut mesti diperoleh mereka sebelum mereka menjalankan aktifitas Perusahaan.

Hal ini perlu diperhatikan secara serius, dikarenakan dengan izin yang lengkap dan pengawasan penyiaran yang ketat tentu menghasilkan kualitas siar yang disampaikan kepada masyarakat juga memiliki edukasi yang baik dan bertanggungjawab. Siaran TV Kabel ini menjangkau secara langsung ke rumah-rumah masyarakat dan sulit untuk kita awasi setiap saat siaran yang diputar tersebut layak atau tidak layak untuk ditonton oleh semua usia, sedangkan anak-anak dirumah dengan mudahnya menonton siaran TV Kabel tersebut.

Pendistribusian yang dilakukan tanpa izin ini bisa masuk dalam kategori kegiatan ilegal, dengan istilahnya disebut pembajakan atau Piracy (pencurian Konten) dengan menyebarluaskan konten yang bukan milik TV Kabel.

Salah satu Pengusaha TV Kabel di Kabupaten Natuna saat ditemui pada sebuah warung kopi di Sedanau, Hen-Hen Mengakui bahwa belum bisa mengurus izin siar tersebut dikarenakan biaya yang cukup tinggi.

“Pelanggan kami sedikit bg, kalau kami mengurus izin kami tidak ada untung. Bahkan kami bisa rugi besar, makanya kami tidak mengurus izin tersebut bg,” ungkapnya.

Terpisah, Salah satu Pengurus TV Kabel yang juga menjabat sebagai Kepala Teknisi yang bertanggungjawab untuk Wilayah Ranai, Didi juga ikut mengakui pemasangan Kabel yang ada saat ini belum memiliki kerjasama dengan Pihak PLN.

Saat ditanyakan mengenai Izin Siar yang dimiliki Perusahaan TV Kabelnya, Dirinya belum bisa memberikan jawaban.

“Saya belum bisa menjawab secara detail, saat ini sedang dalam Pengurusan. Nanti saya konfirmasi kepada atasan untuk lebih pastinya,” jelasnya. (Ron).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kejati Kepri Gelar Vaksinasi Lansia

Tanjungpinang, NetKepri – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau bersama Pemprov Kepri menggelar pekan Vaksinasi untuk para ...