Awal Puasa Ramadhan, Tunggu Hitungan Hisab Dan Rukyat

Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Kepri, Dr.H.Mahbub Daryanto, M.Pd.I

Tanjungpinang, NetKepri – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau, Dr.H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I Kepada NetKepri.com, Selasa (06/04) menjelaskan 12 April 2021 itu bertepatan dengan tahun hijriah atau tahun arab itu 29 Sya’ban.

Karena perhitungan Kementerian Agama Disamping di Hisab, dihitung secara perjalanan bulan tapi juga perhitungannya dilihat pada hilal bila mana perhitungan hisab itu meleset.

“Sekarang inikan kuasa Tuhan masalah bulan, tiba-tiba bulan muncul Senin itu malamnya sudah tarawih. Tapi kalau hilal tidak muncul berarti digenapkan 30 hari bulan Sya’bannya, berarti Selasa malam baru kita melakukan tarawih karena bulan itu tidak lebih dari 31 didalam hitungan Arab tapi bisa 29,” jelasnya.

Jadi hari Senin 12 April 2021 itu tanggal 29 Sya’ban kalau perhitungan hisab itu masih dibawah 0 derajat, tetapi kita tidak tahu biasa perhitungan itu kalau dibawah 2 derajat tidak akan terlihat ketika di Rukyat.

“Kuasa Allah, sesuai syari’at agama atau suruhan agama bahwa kita harus melakukan hisab dan rukyat,” katanya.

Hisab merupakan perhitungan secara metodologi hitungan astronomi, Hilal bisa Pakai mata ditepi pantai itu muncul apa tidak bulan ketika matahari terbenam.

“Jadi kalau tanggal 29 Sya’ban Senin sore tidak terlihat bulan, berarti kita genapkan Sya’bannya menjadi 30 besoknya, berarti Selasa malam kita tarawihnya, karena 30 tidak mungkin 31 secara perhitungan hilal itu sudah diatas 2 derajat,” tuturnya. (Rud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gerakan Pemuda Kepulauan Dorong Pembentukan UU Kepulauan

Lingga, Netkepri – Agenda Pembahasan terkait Undang-Undang Kepulauan yang sedang dibahas di lembaga DPR RI ...