Gerak Cepat Aktivis PATBM Tanjungpinang Lindungi Anak Selama Masa Covid-19

Tanjungpinang, NetKepri.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3PM) menggelar kegiatan Pembinaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) tingkat Kelurahan se- Kota Tanjungpinang, yang berlangsung sejak rabu (5/8) hingga rabu (18/8) mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, PATBM menyampaikan hasil kegiatan yang dilaksanakan selama masa pandemi Covid-19.

Sejak dibentuknya Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di Kota Tanjungpinang, para aktivis PATBM terus aktif menjalankan tugas dalam mencegah dan menanggapi persoalan anak di masa pandemi Covid-19. Hal ini dilakukam agar anak-anak dapat terlindungi, baik kesehatan, pendidikan, maupun mendapatkan kasih sayang orangtua.

Seperti yang dilakukan
aktivis PATBM kelurahan Tanjungpinang Barat. Tidak hanya memfasilitasi WiFi gratis saja, bahkan disediakan kertas HVS dan mesin printer bagi anak-anak yang diharuskan memprint tugasnya. Disamping itu juga dukungan dari pihak kelurahan terhadap anak juga cukup tinggi di kelurahan ini.

Begitu juga dengan aktivis PATBM kelurahan Senggarang memberikan wifii gratis untuk anak belajar di rumahnya, bahkan di wilyah pesisir guru mendatangi rumah muridnya karna keterbatasan internet, agar pendidikan tetap berjalan.

Sedangkan aktivis PATBM Pinang Kencana, rutin mengumpulkan dana dan sembako untuk disalurkan kepada keluarga terdampak Covid-19 . Kegiatan ini sudah berlangsung selama masa pandemi dan terus berlanjut setiap bulannya.

Menariknya lagi, PATBM kelurahan Kampung Bulang, Tanjung Unggat, Kampung Bugis, Dompak, tidak bosan-bosanya mendengarkan keluh kesah masyarakat dalam menghadapi situasi Covid-19. Mereka juga ada yang mengadakan kelas parenting seperti di kelurahan Seijang dan Kampungbulang.

PATBM di Tanjungpinang juga tetap aktif melakukan kegiatan penguatan nilai-nilai keagamaan dan mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala DP3APM Kota Tanujungpinang kamis (13/8).

Lebih lanjut dipaparkan Raja Khairani, banyak masalah anak yang ditemukan selama masa pandemi ini, dimana anak harus belajar jarak jauh secara daring, sementara orang tua sedang menghadapi ekonomi yang sulit, jangankan untuk membeli paket internet, untuk makan aja susah. Selin itu belajar daring anak-anak lebih banyak yang tidak faham akan pelajaran tersebut dibndingkan belajar tatap muka secara langsung. Ditambah lagi tingkat pendidikan orang tua yang rendah dan tidak mmpu mengajarkan anaknya selayaknya guru di sekolah.

Di beberapa kelurahan juga ditemukan tingkat pernikahan usia anak yang cukup tinggi, seperti di Dompak, Senggarang dan Kampung bugis. Sehingga upaya penekanan angka tersebut terus dilakukan melalui kerjasama kelurahan dengan Kemenag, Kemenag, PATBM, RT/RW, majelis ta’lim untuk memberikan pencerahan kepada msyarakat bahwa sesuai Undang-undang perkawinan no. 16 tahun 2019, usia perkawinan baik laki-laki dan perempuan 19 tahun. “Apabila pernikahan usia anak 18 tahun tentu akan berpengaruh kepada alat repoduksi, anak lahir cacat, secara ekonomi juga si anak belum mapan, hal tersebut bisa berujung kepada percerain”, jelas Kairani.

Ditambahkannya, dalam memberikan perlindungan terhadap anak, DP3APM tidaklah sendiri. Selain didukung oleh jejaringnya PATBM, Forum anak, Puspaga, apuspa, juga didukung dengan unsur-unsur lainnya, seperti dinas pendidikan, dinas kesehatan, dinas sosial, dinas Kominfo, camat, lurah, RT, RW, lembaga masyarakat, dan orangtua anak itu sendiri serta tim gugus tugas Covid-19 agar masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan, mengingat angka perempuan dan anak semakin meningkat akhir-akhir ini. Sebelumnya DP3APM memberikan bantuan msker, sembako, serta komunikasi, informasi, dan edukasi ke masyarakat melalui mobil keliling perlindungan Perempuan dan anak agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan lainnya, pembuatan vidio, iklan layanan masyarakat melalui televisi, radio, IG, Fb. (Diskominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tinjau Jalan Rusak, Rahma bersama Warga Perumahan Merpati Putih Cari Solusi

Tanjungpinang, Netkepri – Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma,  S.IP didampingi Kepala Dinas PUPR Tanjungpinang, Zulhidayat Melakukan ...