Musrenbang Kelurahan Kamboja Sepakati 10 Usulan Prioritas

Tanjungpinang,NetKepri.com – Kelurahan Kamboja menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Kamboja Tahun 2020 di Cafe Fabrica Bar & Eatery, Kamis(23/1/2020) siang.

Dalam kata sambutannya, Lurah Kamboja Hendrawan menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam Musrenbang tahun 2020 ini adalah
Pembangunan pusat kebudayaan melayu dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia.

Hal tersebut sesuai dengan prioritas Pemko Tanjungpinang untuk tahun 2020.
Hendrawan menambahkan di tahun 2019 lalu Kelurahan Kamboja telah melaksanakan 18 kegiatan dalam pembenahan Infrastruktur di Kelurahan Kamboja.

“Ada pembuatan Drainase ada juga pembokaran dan pembaikan pelantar. Selain itu juga kita juga ada pelatihan merias dan menyulam,” bebernya.

Ia membeberkan saat ini pihaknya telah menampung semua usulan Warga dari Musrenbang dan akan diwujudkan melalui dana kelurahan dan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Kita sudah petakan Insya allah tahun 2023 semuanya terealisasikan, untuk tahun ini Kelurahan Kamboja masih fokus kepada pembenahan infrastruktur, “katanya

Sementara itu, Sekertaris Bapelitbang Kota Tanjungpinang Sukri mengutarakan Musrenbang Kelurahan Kemboja merupakan rangkaian ke-8 dari 22 rangkaian Musrenbang.

“Baik itu untuk tingkat kelurahan dan kecamatan yg sudah dijadwalkan dimulai tanggal 20 Januari 2020 dan insya Allah berakhir pada tanggal 6 Februari 2020,” ungkapnya

Adapun Musrenbang adalah merupakan amanah UU RI No.25 Thn 2004 ttg Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, karena itu Musrenbang di kelurahan adalah merupakan kewajiban kita bersama baik dari pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskannya.

Kemudian sebagai pedoman mekanisme kesepakatan dalam pembahasan kelompok dikatakannya, Menyepakati 10 usulan prioritas yang akan dibiayai melalui Alokasi Dana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat dengan porsi 70 persen untuk pembangunan infrastruktur dan 30 persen untuk pemberdayaan masyarakat disetiap pembahasan kelompok (Pokja infrastruktur 10 usulan, Pokja sospem 10 usulan dan Pokja ekonomi 10 usulan).

“Menyepakati 10 usulan yang akan dibiayai melalui renja perangkat daerah infrastruktur 10 usulan, sospem 10 usulan dan ekonomi 10 usulan,” katanya

Ditambahkannya usulan yang akan diusulkan merupakan usulan yang menjadi prioritas hasil kesepakatan rembug warga.

“Khusus yang akan dibiayai oleh ADK dan Pemberdayaan sebesar 1 m segera didudukan oleh masing2 kelurahan 1 milyar sudah termasuk didalamnya anggaran pendamping,” jelasnya

Diharapkan untuk lampiran matrik BA hasil pembahsan kelompok diparaf oleh perwakilan pokja bappelitbang dan lurah/seklur/operator sebagai dasar histori kesepakatan.

(RUDI PRASTIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Terdakwa Perampokan Nasabah Bank Mandiri Akui Terinspirasi Dari Youtube

Sidang lanjutan Perkara Perampokan Nasabah Bank Mandiri Kembali Digelar, Hakim Periksa Peran Keempat Terdakwa  Netkepri, ...