Kadinkes Tanjungpinang Berharap Coronavirus  Tak Masuk Tanjungpinang

Tanjungpinang, NetKepri. Com- Sekarang ini era globalisasi, dunia tanpa batas atau dikenal world without wall. Kita tidak dapat terpisah dan terlepas dari dunia internasional. Kejadian suatu penyakit di suatu wilayah di suatu negara bisa dengan cepat menyebar ke negara lain.

 

Rustam, Kepala dinas kesehatan kota Tanjungpinang mengatakan, kejadian n-Cov 2019 membuktikan fenomena tersebut dimana kejadian pada bulan Desember 2019 yang lalu dalam waktu kurang dari satu bulan telah menyebar ke sejumlah negara mulai dari Jepang, Hongkong, Taiwan, Vietnam, Malaysia dan Singapura.

 

Cina sendiri telah melakukan sejumlah upaya diantaranya,mereka membangun rumah sakit lapangan dengan kapasitas 1000 pasien untuk menangani korban corona virus ini, termasuk melakukan karantina wilayah disejumlah kota atau provinsinya.

 

Bahkan, Dibeberapa negara mereka telah memberlakukan skrining pada pintu masuk kedatangan penumpang mancanegara untuk dapat memindai suhu tubuh yang dapat mendeteksi kemungkinan adanya orang yang terinveksi coronavirus.

 

Katanya, walaupun kita semua memahami upaya ini tidak sepenuhnya efektif, karena masa inkubasi penyakit ini 1-14 hari, artinya bisa saja orang di dalam tubuhnya sudah terinfeksi coronavirus tetapi belum menunjukkan gejala demam. Padahal yang bersangkutan sudah bisa menularkan kepada orang lain.

 

“Menutup atau melarang wisatawan atau pekerja Cina masuk ke Tanjungpinang sepertinya bukan kebijakan yang efektif, karena bisa saja masuknya coronavirus ini bukan dari Cina tetapi dari negara lain yang warganya sudah ada yang terjangkit”.

 

Kami dari dinas kesehatan kota Tanjungpinang sudah melakukan persiapan dan antisipasi bersama pemangku kepentingan lainnya di berbagai wilayah.

 

Lebih lanjut kami sudah mengambil langkah langkah antisipasi pencegahan yaitu dengan  melakukan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah seperti kantor kesehatan pelabuhan, rumah sakit maupun puskesmas serta memberikan himbauan kewaspadaan kepada puskesmas, klinik dan rumah sakit untuk menemukan secara dini dan melaporkan kasus demam, batuk dan sesak nafas dengan riwayat bepergian ke Cina, Hongkong, Taiwan , Jepang, Thailand dan negara terjangkit lainnya

 

Kami juga berharap agar masyarakat memahami tentang pentingnya menjaga kesehatan, melaksanakan etika batuk yang benar, senantiasa mencuci tangan pakai sabun, segera mengunjungi fasilitas kesehatan jika demam, batuk dan sesak nafas, berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

 

Komunikasi intensif terus kami upayakan dengan berkoordinasi dengan teman teman kesehatan pelabuhan untuk melakukan skrining demam pada penumpang di pelabuhan internasional dan bandara.

 

Jika mungkin terdapat seseorang terdeteksi terjangkit, kami daru dinas kesehatan sudah melakukan koordinasi untuk penyiapan ruang isolasi di RSUD Ahmad Tabib,

 

Tidak hanya itu, pihaknya terus melalukan pemberian informasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui komunikasi tatap muka atau melakukan penerangan dan penjelasan melalui media elektronik maupun media sosial lainnya.

 

Mari kita sama sama berdoa dan berupaya agar penyebaran coronavirus itu tidak terjadi di daerah kita, “katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kegiatan Model Project Yang Dibubarkan, Bukan Kegiatan Disbudpar Tanjungpinang

Tanjungpinang, Netkepri – Sehubungan dengan pemberitaan terkait Walikota Tanjungpinang membubarkan kegiatan Exotics Model Project di ...