BC Tanjungpinang Lakukan Pemusnahan Barang Diharapkan Efek Jera Para Pelanggar

Tanjungpinang,NetKepri – Bea Cukai Tanjungpinang melakukan pemusnahan barang milik negara hasil tegahan tahun 2018 dan tahun 2019 yang telah mendapatkan persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) jalan Ganet km 12 Tanjungpinang, Senin (9/12/2019)

Kepala Kantor Bea Cukai (BC) Tanjungpinang Muhammad Syahirul Alim menyampaikan barang yang dimusnahkan berupa 1.935.578 batang rokok, 664.9 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), 132 unit Handphone, 280 buah kasur, serta barang lainnya seperti pakaian bekas, parfum, sex toys, barang elektronik dan sparepart, perkakas dan barang lainnya, dengan nilai total Rp845.323.400,00.

“Potensi kerugian negara berupa bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) yang harus dibayar atas barang tegahan ini sebesar Rp918.470.379,00, ” ucapnya

Ia menjelaskan pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, dipotong, dan dilindas dengan alat berat untuk MMEA kemudian ditimbun dalam tanah sehingga tidak memiliki nilai ekonomis lagi dan/atau tidak dapat dipergunakan lagi sebagaimana fungsi utamanya.

“Pada tahun 2019 penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai Tanjungpinang berupa 4 kasus sudah P21 dari 4 SPDP oleh Kejaksaan Negeri Bintan dan telah diterbitkan 191 Surat Bukti Penindakan (SBP) untuk rokok, MMEA, dan untuk barang lainnya,” katanya

Alim berharap melalui kegiatan ini dapat menimbulkan efek jera kepada para pelanggar dan diharapkan juga dapat mengajak masyarakat serta pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dengan menjalankan usaha secara legal.

Sementara itu Asisten I Pemerintah Provinsi Kepri, Raja Ariza mengungkapkan penyelundupan harus dibasmi demi stabilitas ekonomi.

“Memang kalau kita hitung-hitung sangat disayangkan, tapi ini adalah hasil kejahatan penyelundupan dan pada initinya kami sangat mendukung kegiatan ini,” paparnya

(RUDI PRASTIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Terdakwa Perampokan Nasabah Bank Mandiri Akui Terinspirasi Dari Youtube

Sidang lanjutan Perkara Perampokan Nasabah Bank Mandiri Kembali Digelar, Hakim Periksa Peran Keempat Terdakwa  Netkepri, ...