Rencana Aturan Pilkada Tidak Harus Mundur, Anggota DPRD Kepri Harlianto Kurang Setuju

Tanjungpinang,NetKepri – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau Fraksi Partai Demokrat Harlianto kurang setuju dengan Rencana perubahan aturan tidak mengharuskan mundur dari jabatan sebelumnya ketika mencalonkan kepala daerah.

“Kalau kita tidak yakin lalu kita tidak mundur itu tidak adik karena tidak ada konsekuensinya, tapi kalau ketentuanya harus mundur, berarti kita yakin kita punya peluang untuk menang,”ucapnya saat dijumpai NetKepri.com, Jumat (29/11/2019)

Ia menambahkan sangat tidak murni untuk bertarung karena calon kepala daerah berpikir akan bisa kembali dijabatan sebelumnya jika ia kalah.

“Jadi konsekuensinya jelas kita turun kita betarung dan menurut pendapat saya sudah bener harus mundur, “katanya

Disisi lain ketika ditanya apakah akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah 2020 di Kabupaten Lingga, Pria yang pernah mencalonkan jadi Calon Bupati pada 2015 lalu menyebut belum terpikir hal tersebut.

“Saya belum tepikir hal itu, karenakan masih sibuk dengan pembahasan APBD dan belum melakukan komunikasi juga, “ujarnya

Ia mengutarakan semuanya tergantung partai yang mau mengusung, karena ia tidak akan mencalonkan melalui independen.

“Kalau selama partai mau mengusung, niat membangun tempat kelahiran itu adalah, “paparnya

(RUDI PRASTIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Peraturan Daerah PT.(Perseroda) Pembangunan Kepri Disahkan

Tanjungpinang, Netkepri – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PT. Pembangunan Kepri telah ...