Unik, Dari Hadirnya Anak SMA/STM Sampai Sholawatan Bersama Pihak Kepolisian

Tanjungpinang (NET Kepri) – Dalam Demontrasi yang di lakukan pihak mahasiswa se kota Tanjungpinang kali ini ada yang sedikit unik dan menarik, dari pantauan di lapangan bukan hanya orasi saja yang menjadi daya pikat namun beberapa hal unik itu cukup menjadi daya pikat

Dari sekian banyak itu kami mencoba merangkum hal-hal yang menarik tersaji pada aksi unjuk rasa tanggal 1 Oktober 2019

1. Adanya Siswa SMA /STM Ikut demo

Dalam wawancara bersama siswa Yang masih duduk di bangku Sekolah menengah tingkat atas ini terbilang cukup unik, bahkna tingkah nya menarik ribuan pasang mata menghampiri nya, dari isu yang beredar sebelum aksi demonstrasi siswa-siswa ini sudah ikut konvoi dari tempat start nya, namun dari kabar yang sampai bahwa 100 motor pihak siswa di hadang kepolisian sehingga hanya beberapa yang bisa ikut aksi bahkan sekitar pukul 13.00 wib mereka datang bergerombolan ke kantor DPRD Kepri dan di sambut hangat oleh pihak mahasiswa yang sedang melakukan orasi dan aksi unjuk rasa

2. Tulisan yang menggelitik dan menarik

Dalam aksi ini ada beberapa poster tulisan yang di bentangkan dengan menggunakan karton oleh pihak mahasiswa dan siswa banyak tulisan-tulisan yang di nilai menggelitik namun tujuan ingin mengkritik pihak DPR RI.

3. Aksi sholawatan saat Demontrasi.

Aksi sholawatan demonstrasi yang di komandoi oleh pihak kepolisian terutama Kapolres baru yang baru saja di Lantik dan serah terima tugas di kota Tanjungpinang, iya mengkomandoi aksi sholawatan sehingga aksi unjuk rasa kembali damai, sebelumnya perlu di ketahui sebelum sholawat di mulai masa aksi demonstrasi mencoba masuk namun di hadang pihak kepolisian yang berjaga saat aksi sehingga terjadi pukul antara mahasiswa dan pihak kepolisian

4. Deklarasi yang di sampaikan pihak DPRD Kepri.

Deklarasi yang di sampaikan pihak DPRD Kepri kali ini cukup jarang terjadi saat aksi demonstrasi terjadi di gedung DPRD Kepri pasalnya, aksi kali ini dapat di terima dengan baik oleh Lis Darmansyah selaku ketua DPRD sementara, dan sebelum ikrar deklarasi di mulai ada beberapa mahasiswa yang mengkritisi beliau saat hadir di lapangan aksi

5. Di Hadang oleh kawat berduri

Kali ini masa unjuk rasa di hadang kawat berduri, bukan tanggung-tanggung kawat yang di pasang dari informasi yang beredar sekita 150 M dan itu terbentang dari pintu masuk sampai pintu keluar DPRD Provinsi Kepri (Bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menginjaknya Usia Kabupaten Karimun yang ke-20 Tahun

Tanjungpinang (NETKepri) – menginjak Usia yang ke 20 tahun kita rasa waktu yang cukup matang ...