Dari wakil Ke Gubernur, Perjalan Singkat Provinsi Kepri Serta Bagaimanakah Peta Politik 2020

Tanjungpinang (NETKepri) – 17 Tahun Provinsi Kepri berdiri nahkoda kapal berganti-ganti dari kisruh pendiri sampai estafet yang tersandung korupsi, dengan berita di koran media yang tiada henti mengabari

Hari itu masyarakat Kepri Terhenyak seakan berhenti dari kesibukannya, roda pemerintahan hampir saja mati di jalan, namun untuk yang berada di Kedai kopi ini bualan yang paling asik seantero negeri

Geografi yang berada di perbatasan dengan negara luar menjadikan ini satu buah potensi namun bukan untuk menghakimi tapi ini lah potret di Provinsi Kepri, yang masyarakatnya hidup dalam kondisi dengan gaji di bawah standar ekonomi

Walaupun dengan jumlah penduduk 1,8 Juta yang tercatat namun pemberitaan di media nasional seolah ini menjadi berita terhangat, hingga akhirnya awak media meliput ini setiap saat

Perjalanan Provinsi Kepri menjadi sebuah provinsi bukan tanpa hambatan dan tantangan dari berbagai Lika liku tersebut ada rentetan menarik dari berbagai kasus yang menimpa dan memberikan keuntungan seorang wakil gubernur, yang bisa memimpin di wilayah yang mayoritas 94 persen lautan

Dari perjalan Ismeth abdulah sebagai seorang Gubernur dan di wakili oleh Muhammad Sani sebagai seorang wakil gubernur, yang naik tahta karena kasus yang menimpa gubernur pertama

Selanjutnya ayah Sani yang naik posisi menjadi gubernur Kepri, akibat kasus yang menimpa gubernur Ismeth Abdullah, berdasarkan perkara yang menimpa

Dari web KPK penulis menemukan kasus yang menimpa Ismeth Abdullah terkait penyalahgunaan anggaran negara akibatnya beliau harus mendekam di penjara selama 4 tahun lamanya

Sang Untung sabut akhirnya berdiri tegak di singgah sana memimpin negeri ini selama 5 tahun lamanya, pada akhir jabatan beliau selanjutnya

Untung sabut maju lagi sebagai kontestan di pemilu kada bersama sang pelaut, melawan Wakilnya pada saat itu yang merupakan lawan terberat bagi dirinya

Bersama Nurdin Basirun untung Sabtu maju manis naik tahta, tidak berselang lama, akhirnya estafet itu di lanjutkan oleh gubernur yang di kenal penakluk laut tersebut

Pernah menjabat 2 priode sebagai Bupati Karimun, Nurdin di percayai menahkodai Kepri selama akhir masa 2020, namun belumpun cukup waktu menikmati kursi empuk itu, beliau di tetapkan tersangka oleh KPK akibat dari kasus reklamasi yang menyerat nama pejabat lainnya

Akhirnya perjalan panjang itu berakhir di Isdianto yang sebelumnya juga seorang wakil dari Gubernur sang pelaut tersebut, Isdianto yang merupakan adik dari Muhammad sani akhirnya sah menjadi PLT Provinsi Kepri

Dari berbagai kasus yang cukup menarik ini sang wakil yang naik tahta dari sebelumnya, namun apakah iya sang gubernur baru itu akan maju sebagai calon di kontestasi pilkda 2020-2025 melawan pesaing lainnya

Hal ini akan sama-sama di nantikan oleh masyarakat dan pengamat politik yang terus melihat Kepri dari layar kaca, berita media masa maupun media sosial yang menjadi makan sehari-hari. (Bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sudah Kesana Kemari Mencari Titik Terang, Akhirnya Masyrakat Tirtomulyo Sepakat Melakukan Aksi

Tanjungpinang (NetKepri) – Pembahasan mengenai aksi sikap warga di kampung Tirtomulyo Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan ...