Pansel: 3 Calon Terindikasi Menyalahi Aturan Itu Bukan Tanggungjawab Kami

Tanjungpinang (NETKepri) – Terkait pemberitaan yang lagi hangat di bicarakan mengenai pendaftaran calon penyeleksian calon Direktur Utama PT Tanjungpinang Makmur Bersama BUMD Tanjungpinang yang di pertanyakan sejumlah pihak lantaran tiga caleg Pemilu 2019 lolos tes administrasi.

Mengenai hal ini ada 3 orang calon pendaftar yang merupakan anggota dari partai politik, akibatnya media Net Kepri mencoba melakukan wawancara dengan Rumzi salah satu Panitia pelaksana (Pansel) penyeleksian Dirut BUMD Tanjungpinang

Di lansir dari berbagai media adapun nama-nama yang yang lolos dari tiga calon Dirut BUMD Tanjungpinang yang berstatus sebagai caleg yakni Beni caleg dari Partai Golkar, Fahmi caleg dari Partai Perindo dan Roni Setiadi caleg dari PAN, Dua calon lainnya yakni Rahmat Putra dan Irwandi.

“Terkait permasalahan ini kami dari pihak pansel tidak melihat nya sebagai sebuah pelanggaran karena beliau sudah melakukan tanda tangan di atas materai 6000” Ungkap Rumzi salah satu Pansel pada hari Minggu (30/06)

Selanjutnya iya juga menjelaskan bahwa bagaimana pun itu sudah kesepakatan administrasi apabila di kemudian hari beliau tersandung masalah, maka sanksi yang di berikan hanya kepada orang tersebut karena itu sudah menjadi kesepakatan bersama

“apa pun nanti yang akan menghambat pencalonan dari ke 3 orang tersebut atau dari pihak nya nanti itu sudah menjadi resiko dari beliau karena di dalam wawancara beliau tidak bilang dari pihak partai politik, sehingga hal ini lah yang membuat mereka lulus secara administratif”ungkapnya kepada awak media

Dalam wawancara nya romuzi menjelaskan kalau dia hanya bekerja sesuai prosedur yang berlaku

“jujur saja saya tidak punya kepentingan apa pun terkait permasalahan ini intinya saya juga bukan orang parpol dan orang pilitik kita bekerja berdasarkan prosedur”tambahnya

Disinggung mengenai poin nomor 14 yang berbunyi tidak membolehkan persyaratan administrasi menjadi pengurus partai politik, calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah, dan / atau calon anggota legislatif, beliau menjawab

“saya berdasarkan pengakuan mereka begitu, tidak berada pada partai politik dan sudah di bubuhi tanda tangan di atas materai sehingga semua itu sudah menjadi tanggungjawab calon”terangnya

Sebelumnya terkait permasalahan ini Dosen dan juga ahli hukum Tata Negara yaitu Pery Rehendra mengkritik kinerja dari Pansel, seharusnya pihak dari pansel mentaati Peraturan hukum yang berlaku

“Karena pansel yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Pemkot Tanjungpinang, maka fungsi mereka dalam penyeleksian ini menjadi tugas pemerintah sehingga harus taat terhadap peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Bukan malah melanggar aturan yang di buat bersama Sehingga hal ini merugikan bagi peserta calon nantinya (Bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sudah Kesana Kemari Mencari Titik Terang, Akhirnya Masyrakat Tirtomulyo Sepakat Melakukan Aksi

Tanjungpinang (NetKepri) – Pembahasan mengenai aksi sikap warga di kampung Tirtomulyo Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan ...