Memperingati Hari Buruh, Mahasiswa TanjungPinang Meminta Agar Upah Rendah Buruh Di Tiadakan

TanjungPinang (NETKepri) – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei elemen mahasiswa TanjungPinang yang juga berasal dari kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) TanjungPinang melakukan aksi demonstrasi di Sekitaran taman lampu merah Pamedan

Adapun alat peraga yang di gunakan berupa toa dan spanduk yang bertuliskan “Sejahterakan Para Buruh” selain itu tuntutan yang mereka sampaikan ialah mengenai penggunaan blue print sebagai strategi sebagai penciptaan lapangan kerja di era digitalisasi

“Meminta pemerintah untuk menciptakan Blue print strategi penciptaan lapangan kerja di era digitalisasi” ucap koordinator aksi Pardomuan Situmorang pada hari Rabu (01/05)

Lanjutnya iya juga menjelaskan bahwa untuk keselamatan ketenaga kerjaan (K3) dan untuk pengawasan K3 harus sesuai Peraturan Pemerintah no 50 tahun 2012

“Peningkatan kerja pemerintah terhadap audit K3 dan pengawasan K3 berdasarkan PP No 50 Tahun 2012 dan UU No 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja yang masih sangat minim di lakukan oleh pemerintah” Tambahnya dalam pernyataan sikap

Selain itu domu selaku koordinator aksi menyampaikan bahwa agar pemerintah mengontrol dan melihat bahwasanya masih ada buruh di gaji di bawah UMK dan ini harus di tolong sesegera mungkin untuk memperbaiki hajat hidup dirinya

“Meminta agar pemerintah menghentikan rezim upah murah di seluruh provinsi yang ada di Indonesia” Tambah domu begitu sapaan akrabnya

Mahasiswa dalam orasinya meminta agar kementerian lembaga terkait memfilter hasil dalam mengambil kebijakan, selain itu pemerintah di harapkan Mampu melihat ke bawah untuk bisa mensejahterakan para buruh kasar maupun buruh Tani

“Kami meminta kepada kementerian lembaga terkait untuk memfilter hasil di dalam mengambil kebijakan untuk hasil evaluasi hukum terkait ketenagakerjaan yang di buat oleh badan pembinaan hukum Nasional kementerian hukum dan Ham” tutup domu (Bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Penyeludupan Baby Lobster Senilai 12,3 M Digagalkan

Tanjungpinang (NET Kepri) – Tim Satuan Tugas Gabungan Fleet One Quick Response F1QR Komando Armada ...