Cipayung Plus Tanjungpinang Tolak People Power

Tanjungpinang, (NETKepri) — Diskusi dan Deklarasi Tolak People power yang di gagas oleh Kelompok Organisasi Cipayung Plus ini di laksanakan di cafe keboon di karenakan melihat kekawatiran menjelang pengumuman pemilu pada tanggal 22 Mei 2019 Nantinya

Dalam penyampaiannya Rediston sirait selaku perwakilan Cipayung Plus menyampaikan saat diskusi bahwa people power sesungguhnya sudah dilakukan pada saat 17 April lalu dan inilah sesungguhnya implementasi nyata dari UUD 1945 pasal 1 ayat 2 tersebut. Negara Indonesia berkedaulatan rakyat dan dilaksanakan berdasarkan UU.

Namun sangat disayangkan, akhir-akhir ini justru ada sekelompok elit yang sengaja ingin mendagradasi hasil keputusan Resmi KPU secara inkonstitusional dengan mengaungkan people power.

Inilah yang membuat adanya distorsi politis, sehingga terkesan adanya dikotomi masyarakat yang terbentuk. Namun, kami komitmen pada saat ini menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah hal yang mutlak,” ujar rediston pada hari Selasa (21/05)

Sementara Pandi juga mengatakan bahwa dia bersama teman-teman tidak hanya menolak, melainkan ikut melawan pihak-pihak yang mengatakan people power tersebut. Demikian juga sama halnya dengan pimpinan lainnya.

Diskusi cipayung plus dan beberapa ormas kepri membuat pernyataan sikap selain mengajak masyarakat untuk mempererat tali silahturahmi yang sempat terputus akibat perbedaan pendapat dan pilihan dalam pelaksanaan pemilu 2019, salah satu diantaranya adalah menghimbau masyarakat dan mahasiswa agar tidak terpengaruh dengan gerakan people power yang digaungkan oleh kelompok tertentu yang dapat merugikan berbagai pihak.

Seiring itu, ditambahkan Radiston diakhir diskusi, Mari kita hargai prosedur hukum yang ada, dan jalankan tahap-tahapan demokrasi yang berlaku di negeri ini, kepada para elit yang tidak puas dengan pemilu ini harus terima dengan legowo dan jangan memperkeruh suasana membuat kegaduhan, adu domba, seyogyanya junjunglah demokrasi dan jaga keutuhan NKRI untuk masa depan anak bangsa.

Kegiatan dihadiri langsung oleh pimpinan-pimpinan organisasi seperti Rediston sirait (GMKI), Rendi (GMNI), Pandi (PMII), Agung (IMM), Budi (Hima Persis) dan Ogi Silalahi (GMB). (Bud)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Penyeludupan Baby Lobster Senilai 12,3 M Digagalkan

Tanjungpinang (NET Kepri) – Tim Satuan Tugas Gabungan Fleet One Quick Response F1QR Komando Armada ...