Milenial Itu KEPO (Kreatif Dan Produktif)

Oleh : Yayang Devtiarani (Mahasiswi Pendidikan Kimia Universitas Maritim Raja Ali Haji )

Tanjungpinang (Net Kepri ) – Berdasarkan data proyeksi yang disajikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia sebesar 258 juta orang. Dari total tersebut sekitar 67.29% merupakan kelompok umur produktif dengan kisaran usia antara 15 sampai 64 tahun. Dari kelompok usia sangat produktif dapat diurai kembali bahwa penduduk yang memiliki tahun kelahiran antara tahun 1981– 2000 dikategorikan sebagai generasi milenial. Sebagai informasi, tahun 2016 total generasi milenial ada sekitar 103 juta jiwa, atau 40% dari total penduduk Indonesia jumlah yang luar biasa besar.

Generasi milenial lahir di tengah perkembangan teknologi canggih. Hal ini tentu mempengaruhi kebiasaan serta cara pandang mereka. Generasi milenial sangat identik dengan gadget dan internet. Kehadiran generasi milenial Indonesia merupakan berkah bagi negeri yang kita cintai ini untuk dapat terlibat langsung dalam menggairahkan industri kreatif berbasis teknologi.

Generasi milenial memiliki beberapa kebiasan yang cukup khas, yaitu pertama, tidak dapat jauh dari gadget. Mulai dari bangun tidur sampai ingin tidur kembali gadget selalu ada di tangan. Kedua, Lebih menyukai pembayaran cashless. Ketiga, sangat wajib memiliki media sosial. Saat ini hampir semua generasi milenial mempunyai akun media sosial. Dengan memiliki media sosial, generasi ini dapat menunjukkan jati diri mereka kepada orang lain.

Oleh karena itulah, generasi milenial adalah generasi yang cukup familiar terhadap perkembangan teknologi informasi. Sebagai generasi penerus bangsa, generasi milenial di Indonesia tidak boleh kalah dalam persaingan dengan anak-anak muda dari negara lain. Pendidikan yang tinggi saja ternyata tidak cukup, anak muda Indonesia zaman now harus dibekali dengan berbagai pengalaman dan soft skills yang baik. Nah, menjadi pribadi yang kreatif, aktif, dan inovatif tentu harus dimiliki dalam jiwa anak muda. Itu adalah syarat utama bagi generasi milenial untuk dapat bersaing dan menghadapi berbagai tantangan di dunia yang semakin dinamis ini.

Lalu bagaimana sih cara agar kita bisa menjadi generasi milenial yang kreatif, aktif, dan inovatif di era modern saat ini? Oke, untuk menjadi anak muda zaman now yang kreatif, aktif, dan inovatif, kita perlu membiasakan diri untuk melakukan aktivitas-aktivitas/ pola hidup berikut ini di dalam kehidupan kita:
Perbanyak Membaca Buku: Membaca buku secara rutin sangat dianjurkan bagi generasi milenial saat ini, apalagi minat baca dari anak muda di Indonesia masih sangat rendah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Most Littered Nation In the World 2016, dari total 61 negara, minat baca di Indonesia berada di peringkat 60. Hal ini tentu menjadi keprihatinan bersama, padahal dengan membaca buku setiap hari, wawasan yang diperoleh menjadi lebih luas dan hal tersebut akan merangsang kemampuan untuk berpikir secara kreatif.

Menggunakan Internet dan Media Sosial Secara Bijak: Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi dan internet bisa membawa dampak positif maupun dampak negatif bagi anak muda. Apabila tidak hati-hati dalam penggunaannya, kita sebagai anak-anak muda dapat terjerumus ke hal-hal yang negatif, seperti mengunjungi situs-situs pornografi, membuka situs-situs radikalisme, atau salah dalam memilih teman dan komunitas di internet. Selain itu, generasi milenial juga harus bijak dalam menggunakan media sosialnya. Jangan sampai media sosial justru menjadi sarana untuk saling menghujat dan menjatuhkan satu sama lain atau untuk menyebarkan informasi hoax.

Maka dari itu, kita sebagai generasi penerus bangsa harus mengambil dampak positifnya saja. Kita bisa menggunakan internet untuk mencari ide-ide kreatif di Google, mencoba menulis artikel di Kompasiana, melihat tutorial kreatif di Youtube, membuat foto-foto menarik untuk ditampilkan di Instagram atau Facebook, membagikan info-info yang bermanfaat di Twitter dan masih banyak lagi. Pada dasarnya, dampak positif dari kemajuan teknologi akan kita rasakan ketika kita juga menggunakannya secara positif.

Bersikap Terbuka Terhadap Berbagai Pengalaman Baru: Di dunia yang semakin dinamis dan modern seperti saat ini, kita sebagai anak muda perlu membiasakan diri untuk terbuka dengan berbagai pengalaman baru. Kita bisa mengikuti berbagai macam aktivitas yang bermanfaat bagi kita, seperti bergabung dengan organisasi sosial, menjadi relawan bagi orang-orang miskin, atau mengikuti ajang-ajang perlombaan. Aktivitas-aktivitas tersebut akan melatih diri kita untuk dapat berpikir lebih kreatif dan bergerak lebih aktif. Oiya, selain itu kita dapat membiasakan diri untuk lebih tanggap dan kritis dengan masalah-masalah yang terjadi di sekeliling kita.

Membangun Ide dan Visi ke Depan: Hal berikutnya yang dapat dilakukan oleh anak muda adalah mencoba mengembangkan ide-ide kreatif yang ada di benaknya. Kita bisa memulai dengan ide-ide yang sederhana terlebih dahulu. Siapa tahu dari ide yang sederhana tersebut, kita justru dapat membentuk sebuah startup baru yang dapat memecahkan masalah-masalah yang ada sekitar kita dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Selain mencoba mengembangkan ide-ide yang ada di pikirin kita, generasi milenial juga harus memiliki visi dalam kehidupannya. Visi ini harus jelas dan realistis. Jangan sampai kita sebagai generasi penerus bangsa tidak memiliki visi dan cita-cita yang membuat kita hidup tanpa target dan tujuan.

Rajin Berolahraga dan Membiasakan Diri untuk Bangun Pagi: Kelihatannya memang sepele, tetapi dua aktivitas tersebut memiliki dampak yang sangat positif untuk membantu kita menjadi anak muda yang lebih aktif, kreatif, dan inovatif. Dengan rajin berolahraga, kita memiliki banyak energi yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya kreativitas. Selain itu, kita menjadi lebih semangat dan terhindar dari rasa mager(malas gerak). Bangun pagi pun demikian, kebiasaan ini akan membantu otak kita menjadi lebih segar sehingga dapat memunculkan ide-ide yang kreatif.

Dengan bangun lebih pagi, kita memiliki banyak waktu untuk beraktivitas secara positif dan mengembangkan berbagai ide yang ada di pikiran kita.

Nah , mudah bukan menjadi anak generasi millennial yang KEPO ? yuk berubah jadi KEPO dari sekarang! (Bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

UMRAH Berazam Mengembangkan SDM Pariwisata

Tanjungpinang (NetKepri) – Rektor UMRAH Prof. Syafsir Akhlus mengatakan bahwa aspek Sumber Daya Manusia tidak ...