DPRD Kepri Minta Gubernur Selektif Laksanakan Open Bidding

Tanjungpinang (Netkepri) – Terkait dengan sedang dilaksanakannya beberapa proses open bidding dan rotasi mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Kepri meminta pemerintah Provinsi Kepri khususnya Gubernur Kepri menjalankan hal tersebut sesuai aturan

Pasalnya, hal itu dilakukan untuk menghindari timbulnya konflik yang dikhawatirkan dapat menggangu stabilitas kerja Pemerintah Provinsi Kepri.

“Kita terus mengawal dan mengingatkan Gubernur untuk dapat bertindak selektif khususnya dalam memilih pejabat dengan latarbelakang dan kemampuan dan kapasitas yang bikin,” tegas Ketua Komisi l DPRD Provinsi Kepri Abdul Rahman di Tanjungpinang, Senin (11/3)

Menurut Abdul Rahman, dengan begitu proses rotasi ini bakal berdampak pada nama baik pemerintah Provinsi Kepri sendiri.

“Kita ingatkan betul-betul agar proses rotasi ini jangan sampai timbul dan terkesan adanya like and dislike. Sebab hal ini akan menimbulkan image buruk bagi gubernur sendiri,” ungkap Abdul.

Komisi I DPRD Kepri Saat Berkunjung ke Kantor Walikota Batam

Tak hanya itu, Abdul Rahman mengatakan dengan memilih pejabat yang berkemampuan dan berkompeten dapat meningkatkan kinerja pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Untuk itu, saya mengharapkan dalam melakukan rotasi ini, gubernur harus memilih orang yang memiliki kapasitas dan kafabilitas dan mengedepankan profesionlitas dikalangan pembantunya ini,” harap Politisi PKS ini.

Sebelumnya,Saat ini tahapan seleksi lelang jabatan (open bidding) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pemprov Kepri masuk babak baru.

Dimana sebelumnya Pansel JPT Kepri telah mengumumkan sembilan nama yang lolos verifikasi administrasi dan layak mengikuti tahapan seleksi pembuatan makalah dan juga sesi wawncara.

Adapun kesembilan nama yang lolos seleksi itu yakni Misbardi, Tri Musa Yudha dan M Yusrizal Mahyuddin untuk posisi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Kemudian ada, Novianto, Imran Hanafi, Ayub, Mahadi Rahman, Sofyan Sulaiman dan Iskandar Zulkarnaen yang melamar sebagai Kepala Biro (Karo) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Kepri.

Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah terkiat ini mengatakan, tiga pejabat yang nantinya memperoleh hasil terbaik dari setiap posisi yang dilelang dalam seleksi tes pembuatan makalah dan wawancara akan direkomendasikan tim pansel ke Gubernur untuk menentukan siapa yang layak untuk menjabat.

“Nantinya ada tiga calon dari Perkim, tiga calon dari Kesra yang diserahkan ke Gubernur. Untuk kemudian dipilih oleh beliau, siapa yang akan diangkat dan dilantik,” ujarnya di Dompak.

Disinggung terkait ada beberapa nama pejabat yang sudah dipersiapkan untuk menempati posisi jabatan yang dilelang saat ini. Seperti Mahyuddin yang diisukan menjadi calon kuat Kepala Dinas Perkim, serta Aiyub yang disebut akan menempati jabatan sebagai Karo Kesra.

Sekda menjelaskan, bila sudah masuk ke ranah itu, dirinya tidak tau sebab terkait itu merupakan sepenuhnya hak preogratif Gubernur yang merupakan pejabat pembina kepegawaian (PPK) di Pemprov Kepri dan akan memakainya.

“Siapa yang dipilih nantinya dari rekom pansel ini, terserah Pak Gubernur. Karena beliau yang PPK-nya,” ujar Sekda. (Hum/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Peringati Hari Pahlawan, Korem 033/WP Gelar Turnamen Volly Untuk Pelajar Tingkat SLTA

NetKepri,Tanjungpinang – Dalam rangka memperingati hari Pahlawan, Komando Resort Militer (Korem) 033 Wira Pratama menggelar ...