DPRD Kepri Tinjau Proyek Pembangunan Dermaga Pulau Kasu

Batam (Netkepri) – DPRD Kepulauan Riau melalui Komisi III melakukan peninjauan terhadap proyek Pemerintah Provinsi tahun anggaran 2018 yang belum rampung pekerjaannya, seperti pekerjaan pembangunan Dermaga Pulau Kasu Barat dan Pengembangan Dermaga Parkir Roda Dua Belakang Padang. (06/02).

Dalam keterangannya, Widiastadi Nugroho selaku Ketua Komisi mengaku akan terus memantau penyelesaian pekerjaan tersebut karena hasil pekerjaan ini sangat penting dan dibutuhkan masyarakat.

“Mobilitas masyarakat di kedua pulau ini sangatlah laju, banyak masyarakat disana yang bekerja ataupun belajar di Batam,” terang pria dengan sapaan akrab Mas Iik.

Senada, Surya Makmur Nasution juga mengatakan bahwa pembangunan dan pengembangan pelabuhan bertujuan sebagai konektivitas masyarakat antar pulau.

“Dalam membangun konektivitas transportasi khususnya di daerah kepulauan ini memang membutuhkan biaya yang cukup besar,” ungkap Surya Makmur.

Kembali dirinya menyampaikan manfaat dari pembangunan ini adalah mempermudah akses antar pulau.

“Bagaimana masyarakat pulau bisa menikmati pembangunan, salah satunya dengan cara membangun dan mengembangkan dermaga ini, ya nanti kan bisa memudahkan anak-anak yang akan sekolah di lain pulau, mereka tidak lagi harus melompat-lompat untuk naik ke perahu,” kata Surya Makmur.

Selanjutnya, Anggota Komisi III Saproni ikut menambahkan dampak positif bila dermaga yang dibangun di Pulau Kasu rampung.

“Seperti kapal dari Tanjung Balai Karimun nantinya bisa sandar di pelabuhan ini, karena daerah ini merupakan jalur pelayaran antar pulau,” kata Saproni.

Kabid Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Azis Kasim Djou menjelaskan bahwa pekerjaan proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 4,2 milyar.

“Tahap pertama telah selesai pembangunan pelantar untuk menuju dermaga sepanjang 150 meter dan untuk tiang pancangnya sudah mencapai 500 meter.” kata Azis.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Dermaga tersebut nantinya akan memiliki panjang pelantar 500 meter dengan lebar 2,5 meter.Dan pada tahun 2019 ini dijelaskan Azis pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,4 milyar untuk menyelesaikan kekurangannya yakni pelantar dermaga sepanjang 350 meter.

ditambahkannya, pengembangan dermaga parkir roda dua Belakang Padang memakan biaya sebesar Rp 1,4 milyar tahun anggaran 2018.

“Untuk pengembangan dermaga Belakang Padang sendiri akan rampung pada tahun ini, untuk pengecoran dermaganya sudah selesai tinggal memasang atapnya saja,” tambah Azis.

Hadir dalam kegiatan peninjauan yaitu anggota Komisi III Widiastadi Nugroho, Surya Makmur Nasution, Raja Bakhtiar, Saproni, Alex Guspeneldi, Asep Nurdin, Irwansyah, Sahmadin Sinaga, Suryani dan Joko Nugroho.(**).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Salahkah Mahasiswa Berunjuk Rasa

Tanjungpinang (NETKepri) – Unjuk rasa adalah salah satu tindakan pergerakan yang dilakukan oleh sejumlah orang ...