Kakansar Ingatkan Pentingnya Pertolongan Pertama Dalam Kecelakaan

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan atau dikenal dengan SAR (Search and Rescue) Kota Tanjungpinang Budi Cahyadi. Rabu (22/11).

Tanjungpinang (NetKepri) – Seluruh wilayah laut Kepri berpotensi rawan kecelakaan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan atau dikenal dengan SAR (Search and Rescue) Kota Tanjungpinang Budi Cahyadi saat ditemui awak media dikantornya jalan R.H. Fisabilillah. Kamis (22/11).

“Kalau bicara wilayah mana Laut Kepri yang berpotensi rawan kecelakaan, semuanya rawan. Laut kita ini termasuk padat kendaraan dan wilayahnya berbatasan dengan negara lain, khususnya di selat malaka, selat singapura dan selat philips,” jelas Budi.

Pertolongan pertama pada bencana atau kecelakaan saat kejadian, harus mendapatkan perhatian secara serius. Karena dalam memberikan pertolongan terhadap seseorang terkhususnya mereka yang sedang dalam kondisi kritis diperlukan kesigapan dan beberapa catatan yang tidak semua orang ketahui.

“Bila kita dengar ada korban yang meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit, mungkin saja dalam penanganan pertamanya salah dan dapat berakibat fatal,” ujarnya.

Dalam kesatuannya Budi menyatakan petugas SAR harus tersertifikasi sehingga diakui Profesionalismenya oleh dalam dan luar negeri.

“Petugas harus lolos sertifikasi agar diakui keberadaannya, karena memberikan pertolongan ini sangat penting,” tambahnya.

Kakansar TPI Budi Cahyadi bersama Kasi OPS Eko Suprianto di kantor SAR Tanjungpinang. Kamis (22/11).

Saat ditanyakan berapa banyak jumlah petugas yang disiapkan untuk turun dalam sebuah penyelamatan, budi menjawab kantornya tidak memiliki banyak anggota.

“Bila teman-teman media perhatikan, petugas yang turun ke lapangan itu-itu saja orangnya, karena memang kita tidak memiliki banyak personel, tapi kita selalu siap untuk menjalankan tugas dengan penuh keyakinan,” tegas Budi.

Mengakhiri perbincangannya, Budi menyampaikan bahwa dalam sebuah kecelakaan ‘leading sector’ nya Basarnas, sedangkan untuk bencana penanganannya dilakukan oleh BNPB.

“Kecelakaan Pesawat, Kapal, Kereta Api, leading sectornya kita. Bahkan termasuk tenggelam, hilang dihutan, upaya bunuh diri, masuk sumur kita bisa turun,” Tutupnya. (Red/Ik).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sudah Kesana Kemari Mencari Titik Terang, Akhirnya Masyrakat Tirtomulyo Sepakat Melakukan Aksi

Tanjungpinang (NetKepri) – Pembahasan mengenai aksi sikap warga di kampung Tirtomulyo Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan ...