Sekda Kepri Himbau Open House OPD Tidak di Lakukan Hari Pertama Kerja, Namun Hari Libur

Tanjungpinang (NetKepri) – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadilah berharap segala ibadah yang telah dilakukan di bulan suci Ramadhan dan Syawal ini menambah keimanan dan ketakwaan. Semua itu bisa diimplementasikan, bisa dilaksanakan, dilanjutkan di bulan bulan berikutnya.

“Mari kita timbulkan semangat baru, motivasi baru dengan selesainya Ramadhan dan masuknya Syawal menambah motivasi dan semangat kita untuk meningkatkan keimanan dan kinerja kita dalam melaksanakan tugas di Pemerintah Provinsi Kepri pada bulan-bulan berikutnya,” ujar Arif saat melaksanakan Open House di kediamannya Sei Jang Tanjungpinang, Rabu (20/6).

Arif mengatakan sebenarnya ini bukanlah open house tapi hanya acara untuk kembali mempererat tali Silaturahim dengan dengan para pimpinan lembaga pemerintahan, pimpinan OPD, pimpinan organisasi serta warga masyarakat sekitar agar kebersamaan selalu terjaga dan selalu terawat yang merupakan modal penting dalam pembangunan.

“Kebetulan lebaran tahun ini kami rayakan di Tanjungbatu bersama keluarga jadi baru sempat pada hari ini bersilaturahim dengan masyarakat di Tanjungpinang,” tutur Arif.

Tampak hadir pada open house ini Kajati Kepri beserta keluarga, Penjabat Walikota Tanjungpinang, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kepri, Beberapa Kepala OPD Provinsi Kepri, Tokoh Masyarakat dan Warga sekitar perumahan Sei Jang.

Sempena hari kerja pertama, Arif menghimbau agar semua pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri agar kembali masuk dan bertugas seperti biasanya. Menurut Arif, jangan menambah lagi waktu libur yang telah sangat panjang ini, karena akan ada sanksi bagi mereka yang melanggarnya.

“Besok sudah masanya kembali bekerja, kembali bertugas, mari kita hadir bersama sama teman teman, ikuti apel dan nanti akan dipimpin oleh Pak Gubernur dan diharapkan teman teman tidak ada yang terlambat,” himbau Arif.

Untuk kepala OPD yang akan melaksanakan open House Arif menyampaikan sebagaimana arahan Gubernur dan Wakil Gubernur agar tidak melaksanakannya pada hari kerja agar tidak mengganggu waktu kerja yang harus digunakan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Kalau mau melaksanakan silaturahim atau makan-makan cukup di kantor saja, tidak di rumah karena itu mengganggu jam kerja, kecuali hari Sabtu atau hari minggu nanti atau jumat sore,” kata Arif. (Hum/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Salahkah Mahasiswa Berunjuk Rasa

Tanjungpinang (NETKepri) – Unjuk rasa adalah salah satu tindakan pergerakan yang dilakukan oleh sejumlah orang ...