3 Pembangunan SLTA di Kab Lingga Jadi PR Provinsi, yaitu Posek, Singkep Pesisir dan Singkep Selatan

Hanafi Ekra, Anggota Komisi IV Dprd Kepri

Tanjungpinang (NetKepri) – Keluhan terhadap infrastruktur pendidikan yang tidak merata di wilayah provinsi kepulauan riau, yang disampaikan beberapa waktu lalu oleh Baharudin, kepala desa Busung Panjang Kecamatan Posek kabupaten lingga terkait pendidikan SLTA yang tidak ada di wilayahnya ditanggapi secara langsung oleh Hanafi Ekra, Anggota Komisi IV Dprd Provinsi Kepulauan Riau.

Hanafi mengatakan telah menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut melalui pertemuan – pertemuan Komisi IV bersama dinas pendidikan provinsi kepulauan riau. Dan hal tersebut akan di realisasikan pada tahun anggaran 2019 rencananya.

“Kita juga sudah masukkan melalui pokok – pokok pikiran DPRD sebagai Laporan Reses atas kebutuhan yang mendesak terkait infrastruktur pendidikan tingkat SLTA di kabupaten Lingga, Insya Allah rencananya masuk dalam program Tahun Anggaran 2019 nanti”. Ungkap Hanafi.

Dirinya juga menjelaskan bahwa yang menjadi PeeR (Pekerjaan Rumah) Provinsi nantinya bukan hanya di wilayah Posek, tapi juga di Singkep Pesisir dan Singkep Selatan dikabupaten lingga.

“ada 3 pembangunan SLTA yang menjadi Pekerjaan Rumah Provinsi untuk di kabupaten lingga, yaitu Posek, Singkep Pesisir dan Singkep Selatan”. Ujar Hanafi.

Dalam wawancaranya bersama media NetKepri, Hanafie menghimbau masyarakat agar jangan patah semangat dalam meraih pendidikan, karena hal tersebut menjadi bekal bagi generasi bangsa untuk kelanjutan hidupnya di masa mendatang.

“Masyarakat yang daerahnya masih memiliki keterbatasan infrastruktur, jangan pernah menyerah untuk mendapatkan pendidikan lebih tinggi, karena pendidikan merupakan bekal diri dalam perjalanan hidup di kedepannya”. Kata Hanafi.

Ia juga berpesan kepada para orang tua, agar terus menyemangati anak – anaknya untuk menyelesaikan pendidikannya setinggi mungkin.

“Untuk para orang tua, saya berpesan agar terus mendorong anaknya terus sekolah, keterbatasan ekonomi jangan di biarkan jadi penghalang dalam meraih pendidikan, karena sukses tidaknya seorang anak, pendidikan lah yang menjadi tolak ukurnya”. tutup hanafi. (Red/Bud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Salahkah Mahasiswa Berunjuk Rasa

Tanjungpinang (NETKepri) – Unjuk rasa adalah salah satu tindakan pergerakan yang dilakukan oleh sejumlah orang ...