Gabungan Organisasi di Kota Tanjungpinang Gelar Aksi Keprihatinan Terkait Bom Bunuh Diri

Tanjungpinang (NetKepri) – Gabungan organisasi mahasiswa dan Organisasi Kepemudaan di Kota Tanjungpinang melaksanakan aksi solidaritas terkait Bom Bunuh Diri di lapangan Pamedan, Tanjungpinang. Senin (14/5).

Andez selaku Ketua Organisasi gerakan mahasiwa Nasional Indonesia (GMNI) Tanjungpinang Bintan mengecam dengan keras dan tegas tindakan yang tidak manusiawi ini, akibat dari kejadian teror ini keamanan nasional kita terancam yang dimana terjadi 3 kali ledakan bom bunuh diri di 3 lokasi berbeda, secara berturut dalm satu hari .

“kita tidak ingin kejadian hal yang seperti ini terjadi lagi , kita sebagai pelopor bangsa mengharapkan semoga kota tanjungpinang tidak terjadi seperti ini , ketika kemerdekaan kita terancam oleh orang-orang yang tidak bertangung jawab”. teriak andez dalam orasinya nya .

Tidak mau ketinggalan ketua PD Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Tanjungpinang ikut menyampaikan pernyataan sikap dalam aksi solidaritas ini, ia menyampaikan bahwasanya dengan kejadian ini tidak ada kejadian-kejadian hal yang serupa terjadi di seluruh indonesia .

“semoga kejadian ini sebagai kejadian terakhir di indonesia, saya seorang islam , sebagai seorang islam kita tidak di ajarkan untuk melakukan kekerasan , islam mengajarkan nilai-nilai toleransi antar umat , tanpa toleransi tidak mungkin indonesia bisa merdeka selama 73 tahun” Tambah Andrian Ketua Pd KAMMI tanjungpinang.

Dalam aksi solidaritas ini para peserta melakukan orasi dengan silih berganti , sambil menyanyikan lagu indonesia raya dan lagu-lagu nasional lainnya, tidak lupa pula sembari itu peserta juga melakukan aksi bakar lilin sebagai bentuk duka cita dalam Bom bunuh diri yang terjadi di berbagai kota di indonesia .

Dalam hal ini peserta mengecam serta menyampaikan bahwasanya kejahatan di depan mata sudah nampak jelas . dan juga jauh dari keadilan dan kesejahteraan setelah 20 tahun reformasi kita melihat tindakan kejahatan di depan mata, telah terjadi kejahatan brutal, hari ini menjadi terbukti amanat UU telah merosot, serta di hari ini juga kita harus menguatkan nilai keagaman di seluruh pelosok negeri indonesia .

“teroris itu tidak datang dari suatu yang baik, kitaa harus maju dan bersatu,. tanpa terpecah belah, mari kita junjung pancasila Dan NKRI”. teriak simanukalik dalam penutupan orasinya. (Red/Bud).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menginjaknya Usia Kabupaten Karimun yang ke-20 Tahun

Tanjungpinang (NETKepri) – menginjak Usia yang ke 20 tahun kita rasa waktu yang cukup matang ...