Tawarkan Dialog, IMKK Minta Bupati Fokus terhadap Tuntutan Mahasiswa

Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Karimun (IMKK) Kota Tanjungpinang, Khairil Anam.

Tanjungpinang (NetKepri) – Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Kabupaten Karimun (IMKK) di Kota Tanjungpinang beberapa waktu yang lalu mendapatkan tanggapan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dengan menawarkan audiensi bersama. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IMKK Khairil Anam melalui tulisan dan wawancaranya kepada media Netkepri. Jumat (14/4).

Dalam pernyataannya, khairil Anam menyampaikan kekecewaan atas tanggapan Bupati yang tidak langsung kepada isi tuntutan yang disuarakan oleh IMKK, melainkan mempersoalkan lokasi unjuk rasa yang tidak di Tanjung Balai Karimun, sehingga tuntutan dapat di tanggapi langsung.

“Bupati semestinya bijak dalam mensikapi tuntutan mahasiswa, fokus terhadap bagaimana menindaklanjuti isi dari tuntutan, bukannya mempersoalkan lokasi aksi”. Ungkap Khairil.

Menurut Khairil, Tuntutan yang disampaikan pada waktu yang lalu sudah sesuai aturan dan semestinya menjadi bahan evaluasi atas kinerja bupati, tidak banyak hal yang diminta oleh mahasiswa sehingga dirinya menilai persoalan yang disuarakan tersebut merupakan hal yang tidak sulit untuk direalisasikan.

“Aksi yang dilakukan sebelumnya merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa karimun di tanjungpinang, dan penyampaian tersebut sudah sesuai dengan UU Kebebasan Berpendapat, Bupati mesti memahaminya”. Tambah Khairil.

Dirinya juga menegaskan bahwa pergerakan yang dilakukan IMKK akan terus ada dan dilanjutkan, selama isi tuntutan tidak di realisasikan, karena yang disuarakan adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat karimun.

“kita akan tetap melakukan pengontrolan terhadap kebijakan-kebijakan dan kinerja pemerintah daerah Sebagai mahasiswa inilah bentuk kepedulian kami terhadap kemajuan daerah”. Khairil.

Saat ditanyakan mengenai ruang dialog yang ditawarkan oleh bupati karimun, untuk mendiskusikan hal yang disuarakan mahasiswa IMKK Tanjungpinang, Khairil menjawab belum memikirkan hal tersebut.

“kita fokus terhadap sikap bupati terhadap isi tuntutan yang telah kita suarakan beberapa waktu yang lalu, tidak ada kata tawar menawar, karena tuntutan yang disampaikan merupakan sebuah persoalan yang kita yakini sangat dibutuhkan oleh masyarakat karimun saat ini”. Tutup Khairil. (Red/Bud).

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menginjaknya Usia Kabupaten Karimun yang ke-20 Tahun

Tanjungpinang (NETKepri) – menginjak Usia yang ke 20 tahun kita rasa waktu yang cukup matang ...