Komisi IV DPRD Kepri Ajak Aktivis Perempuan Terlibat Pembahasan Perda

Tanjungpinang (NetKepri) – Sejumlah Aktivis dan Perwakilan organisasi perempuan yang tergabung dalam Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Batam mendatangi DPRD Provinsi Kepri untuk beraudiensi bersama Komisi IV DPRD Provinsi Kepri. Senin (12/03).

Kehadiran sejumlah aktivis dan perwakilan organisasi yang didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Provinsi Kepri tersebut ke Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau, adalah bentuk ungkapan secara resmi dalam memberikan dukungan serta memberikan masukan terhadap wacana Ranperda Penyelenggaraan Hak Perempuan dan Pembelajaran bersama terkait peran dan fungsi pemerintah.

“Sepenuhnya kami sangat mendukung penuh Ranperda ini, terutama dalam mencegah adanya kekerasan terhadap migran Indonesia yang sangat rentan menjadi korban perdagangan manusia”. Ujar Chrisanctus selaku ketua.

Pada kesempatan itu Misni selaku kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Provinsi Kepri ikut menyampaikan pandangannya.

“Pentingnya bagi kita untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan Kepri, audiensi dengan DPRD ini adalah untuk menyatukan persepsi tentang langkah-langkah strategis, mempercepat pembangunan Kepri yang berkeadilan gender,” ungkap Misni.

Hal ini ditanggapi oleh ketua Komisi IV DPRD Teddy Jun Askara, “Rencananya dalam waktu dekat ini, Ranperda tersebut akan diserahkan ke DPRD untuk kemudian tahap pembahasan dan disahkan menjadi Perda, saat ini Ranperda itu masih di Biro Hukum lalu juga sudah dilakukan tahapan uji publik di Kota Batam,” terang Teddy.

Teddy menyarankan Ranperda ini kalau sudah masuk ke DPRD, jika akan dibentuk Pansus, sebaiknya sama-sama dengan aktivitas ini dilibatkan agar bisa dibedah bersama supaya menjadi lebih baik lagi.

“Yang paling tahu permasalahan di lapangan adalah teman-teman aktivis, misalnya bagaimana mengatasi korban kekerasan perempuan, trafficking dan sebagainya, jadi sebaiknya dapat ikut bersama-sama nanti dalam pembahasan dan membantu beri masukan pansus dalam pembedahan Ranperda.” tutup Teddy. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bawaslu Tanjungpinang Buka Pendaftaran Panwascam, Ini Tanggalnya

Tanjungpinang,NetKepri – Saat ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang sudah melakukan pengumuman tentang perekrutan ...