Kisruh, 3 Mahasiswa Umrah Diamankan Kepolisian

Aksi Mahasiswa Umrah menuntut Rektor Umrah Untuk Mundur. (20/2).

Tanjungpinang (Netkepri) – Kembali Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus umrah dompak. Selasa (20/2).

Unjuk rasa yang diikuti ratusan mahasiswa umrah pada awalnya berlangsung damai, diawali penyampaian tuntutan oleh koordinator aksi dan beberapa mahasiswa terkait dengan ketidakpuasan terhadap transparansi manajemen kampus yang dipimpin oleh Rektor Umrah, Syafsir Akhlus.

Beberapa waktu selang aksi berjalan, mulai terlihat adanya gesekan antara mahasiswa yang menuntut Rektor Umrah mundur dan petugas kepolisian. Hal tersebut dipicu lantaran mahasiswa umrah dalam menjalankan aksinya telah mengarah pada tindakan anarkis berupa pelemparan batu ke arah kampus dan membakar ban dipelataran kampus, yang mengakibatkan asap ban yang dibakar memenuhi ruangan kampus umrah.

Tembakan gas air mata,  water canon,  serta tim anti huru hara telah di terjunkan aparat kepolisian untuk membubarkan Aksi massa, sehingga nyanyian hymne mahasiswa dan api bakar ban pun di matikan yang berakibat kemarahan mahasiswa semakin tidak terkendali.

Sempat terjadi baku hantam dengan pihak kepolisian yang menggunakan atribut lengkap, sehingga aksi mahasiswa yang berjumlah ratusan tersebut di paksa mundur Sampai ke fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Masa yang berjumlah ratusan akhirnya mundur ke area Fakultas FISIP,  untuk menunggu rekan mereka di tahan,  untuk melakukan audiensi dan pertanggung jawaban atas kerusakan yang telah di lakukan.

Sebagai Informasi bahwa 3 (Tiga) Mahasiswa yang dianggap sebagai aktor dari pergerakan diamankan sementara untuk menenangkan unjuk rasa oleh pihak kepolisian. Yaitu, Ketua Bem Umrah Muhammad saputra, suaib dan robito alam.

Menjelang berakhirnya aksi unjuk rasa mahasiswa umrah, Suaib dan putra memberikan keterangannya terhadap media netkepri.

“Saat audiensi dengan pihak rektorat UMRAH, kami (BEM KM) hampir mendapatkan tindakan hukum karena telah membuat kerusakan,  dari pecahnya kaca kampus dan kaca mobil Rektor sehingga mahasiswa di paksa untuk menggantikannya”. ucap suaib. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bulog Tanjungpinang Hadirkan Stok Daging Beku

NetKepri,Tanjungpinang – Saat ini untuk pertama kalinya Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Tanjungpinang mendatangkan stok ...