Workshop Regional Urban Nexus Ke-7 di Selenggarakan di Tanjungpinang

Gubernur Kepri dan Walikota Tanjungpinang menghadiri Workshop Regional Urban Nexus di Tanjungpinang

Tanjungpinang (NetKepri) – Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH menghadiri acara regional workshop ke-7 tentang manajemen pengelolaan sumberdaya terpadu kota-kota di Asia (The Urban Nexus) yang bertema “Menuju Tanjungpinang Yang Berkelanjutan”,Rabu (19/7) di ballroom hotel CK Tanjungpinang yang dibuka oleh Gubenur kepulauan Riau Nurdin Basirun.

Acara regional workshop ke-7 dimulai hari ini (Rabu) sampai dengan tiga hari kedepan (19-21) Juli. Acara “The Urban Nexus” juga di ikuti 7 Negara di Asia, antara lain Indonesia, China, India, Filipina, Thailand, Vietnam, Mongolia.

Tanjungpinang merupakan satu-satunya daerah yang terpilih di Indonesia sebagai penyelenggara acara Urban Nexus Ke-7 ini.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam sambutannya, atas nama Pemerintah Provinsi Kepri mengucap syukur bahwa Tanjungpinang dipercayakan menjadi tempat pelaksanaan workshop urban nexus yang ke-7 ini.
Ia menerangkan, Tanjungpinang merupakan kota gurindam, kota budaya, dan kota sejarah.

Ia pun berharap nantinya kota Tanjungpinang direkomendasikan dalam pembangunan yang berkelanjutan. “Pemerintah Provinsi Kepri mendukung pembangunan yang berkelanjutan ini agar dapat lebih maksimal lagi”, jelas Nurdin.

“Tanjungpinang merupakan kota yang asri, ramah, berbudaya, dan bersih. Sumber daya lokal anak-anak daerah lebih mampu dan lebih baik”, tambahnya.

Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH dalam sambutannya mejelaskan, Kota Tanjungpinang merupakan Kota Sedang, dengan luas wilayah 258,82 Km persegi dan dihuni 258.487 jiwa. Sejak resmi menyandang status sebagai Kota Otonom, yang dapat menyelenggarakan urusan pemerintahannya sendiri pada tahun 2001, sampai lebih dari satu dekade, pembangunan Kota Tanjungpinang difokuskan pada pembangunan sektor ekonomi dan infrastruktur.

Lis menjelaskan bahwa permasalahan-permasalahan klasik yang dihadapi oleh kota-kota pada umumnya seperti penyediaan air bersih, penyediaan listrik, ketahanan pangan, pengelolaan sampah dan limbah juga masih menjadi kendala-kendala yang perlu diperhatikan di kota Tanjungpinang ini.

Sebagai langkah hal-hal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mewujudkan Kota Tanjungpinang yang berkelanjutan, sampai dengan saat ini antara lain,
Kerjasama penyediaan air bersih pulau bintan, penyediaan energi, urban farming, pengelolaan sampah Kota Tanjungpinang, Pengelolaan limbah domestik Kota Tanjungpinang, pengembangan kawasan pemukiman, paru-paru Kota Ruang Hijau dan ruang terbuka publik, rencana aksi adaptasi perubahan iklim Kota Tanjungpinang.

Untuk itu, Lis mengajak seluruh Kota Mitra Urban Nexus bersama-sama menegaskan kembali komitmen dalam menggalakkan pengelolaan sumber daya perkotaan terpadu sebagai salah satu alat untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. red/admin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dua Pesawat Menembak Markas Mako Lantamal IV Tanjungpinang

Tanjungpinang (NETKepri) –  Dua pesawat tempur tak dikenal menghujani peluru ke Markas Komando Pangkalan Utama ...